BEIJING – Pihak berwenang dan masyarakat China khawatir akan terjadinya gelombang kedua penularan virus corona setelah klaster kasus Covid-19 ditemukan di pasar grosir terbesar di Ibu Kota Beijing.
Hingga Senin (15/6/2020), 79 kasus telah dikaitkan dengan orang-orang yang bekerja atau berbelanja di Pasar Xinfadi, Beijing, atau telah melakukan kontak dengan seseorang yang ada di sana. Beberapa kasus yang terkait dengan pasar tersebut bahkan dikonfirmasi di tiga provinsi di luar Beijing, yaitu Liaoning, Hebei, dan Sichuan.
Laporan media setempat yang dilansir BBC menyebutkan, virus corona baru ditemukan di papan yang digunakan untuk memotong salmon impor di Pasar Xinfadi. Penemuan itu membuat supermarket besar di Beijing menarik ikan-ikan dari rak-rak pajang mereka.
Pihak berwenang telah menutup pasar Xinfadi dan sedikitnya 10 lingkungan di dekatnya, serta akan melakukan pengujian pada sekira 10.000 staf pasar.

Pasar Xinfadi. (Foto: Reuters)