Sebab menurutnya, persenjataan yang Indonesia miliki perlu disesuaikan kembali dengan pembacaan situasi perkembangan terkini ancaman pertahanan.
“Audit sistem pertahanan ini mendesak dilakukan karena tentu perkembangan ancaman pertahanan terus berubah. Peralatan dan perlengkapan yang dipakai TNI kita itu harus menyesuaikan dengan situasi kekinian, termasuk pesawat yang dipakai. Kejadian berturut-turut ini harus mendapat perhatian serius,” jelas Willy.
Lebih jauh, politikus Partai Nasdem itu memaparkan, anggaran pertahanan dalam APBN pada beberapa tahun kebelakang selalu menempati salah satu yang tertinggi. Walau demikian, anggaran ini harus berbagi dengan banyak lembaga.
Baca Juga : Pasca-Pesawat AU Jatuh, Kemenhan-TNI Diminta Pastikan Alutsista Dalam Keadaan Prima
Karena itu, lanjut Willy, audit sistem pertahanan dapat menjadi dasar bagi DPR untuk menyetujui pertambahan anggaran untuk penyediaan alutsista.
“Saya rasa DPR akan menyetujui penambahan anggaran alutsista jika audit komprehensif dilakukan termasuk hasil investigasi terhadap sejumlah kecelakaan alutsista. Jadi anggaran yang dikeluarkan itu akan punya dasar yang kuat,” tuturnya.
Baca Juga : TNI AU Tegaskan Pilot Pesawat Tempur yang Jatuh Penuhi Standar Penerbangan
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.