JAKARTA - Pengunjung Pasar Tanah Abang masih tampak sepi di hari kedua setelah dibuka usai penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi di DKI Jakarta, Selasa (16/6/2020).
Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, tampak tak banyak pengunjung yang akan berbelanja di Pasar Tanah Abang. Jalan yang biasanya terdampak kemacetan pun kini masih lancar.

Sementara itu, pengelola pasar tekstil terbesar se-Asia Tenggara itu telah menerapkan protokol kesehatan di lokasi. Pengunjung yang hendak masuk ke Tanah Abang akan diperiksa terlebih dahulu suhu tubuhnya.
Kemudian, seluruh pedagang hingga petugas parkir diwajibkan mengenakan masker. Namun, tak ada pedagang yang mengunakan face shiled dalam menjajakan dagangannya.
Aktivitas perdagangan juga tampak sepi mulai pedagang yang menjajakan dagangannya di bawah hingga ke lantai atas Blok F Tanah Abang.
Salah seorang pedagang, Albar mengungkapkan bahwa penjualan di tokonya menurun bahkan hingga mencapai 90% setelah adanya pandemi corona. "Penjualan sudah turun drastis. Penurunannya hampir 99%. Jauh banget," kata Albar.
Ia menambahkan, pedagang di Tanah Abang bisa merugi lantaran sepinya pengunjung saat corona. "Bisa dibilang begitu," ujarnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.