Kapolda Malut Tegur Polisi yang Jemput Netizen Pengunggah Guyonan Gus Dur

Agus Suprianto, iNews · Jum'at 19 Juni 2020 09:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 19 340 2232699 kapolda-malut-tegur-polisi-yang-jemput-netizen-pengunggah-guyonan-gus-dur-YUIR2KkrNj.jpg Kapolda Maluku Utara Irjen Rikhwanto (Foto: iNews)

MALUKU UTARA – Kapolda Maluku Utara Irjen Rikhwanto memastikan telah menegur Kepala Kepolisian Resort Kepulauan Sula dan jajarannya terkait penjemputan Ismail Ahmad. Pria tersebut dijemput setelah mengunggah di akun Facebook-nya yang bernama Mael Sulla soal guyonan populer Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

“Prinsipnya kepada Polres Sula terutama anggota reskrim yang kebetulan menemukan itu di Facebook sudah kita tegur dan kita sudah berikan arahan. Saya juga minta timsus memberikan jukrah kepada jajaran,” ujar Rikhwanto.

Baca Juga: Sempat Dijemput Polisi, Netizen Pengunggah Guyonan Gus Dur Tak Diproses Hukum

Rikhwanto menegaskan, arahan perlu diberikan supaya bisa membedakan informasi atau berita yang bisa dikategorikan masuk Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Adapun untuk unggahan Ismail Ahmad, kata Rikhwanto, setelah diperhatikan dengan seksama bukan masuk kategori yang perlu menjadi atensi kepolisian.

“(Diberi arahan) supaya bisa membedakan informasi atau berita yang bisa dikategorikan masuk UU ITE atau memang informasi apa adanya, informasi milik masyarakat maksudnya, informasi merupakan kritikan, mana informasi yang diaduk-aduk antara kebenaran dan ketidakbenaran mana informasi yang tidak benar sama sekali. Dalam pertimbangan saya setelah melihat itu bukan masalah yang ditayangkan oleh Ismail Ahmad, dan bukan masuk kategori yang masuk atensi kepolisian,” katanya.

Sebelumnya, aparat Kepolisian Resort Kepulauan Sula menjemput Ismail Ahmad lantaran menulis di akun Facebook-nya yang bernama Mael Sulla soal guyonan populer Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Adapun unggahan yang dimaksud yakni, “hanya ada tiga polisi jujur di Indonesia, patung polisi, polisi tidur dan Jenderal Hoegeng,” Gus Dur. Bahkan, berencana mempidanakan Ismail dengan UU ITE.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini