Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penyerangan di Gunung Lawu, Ajudan Wakapolres dan Seorang Warga Terluka Parah

Bramantyo , Jurnalis-Minggu, 21 Juni 2020 |15:35 WIB
Penyerangan di Gunung Lawu, Ajudan Wakapolres dan Seorang Warga Terluka Parah
ilustrasi: shutterstock
A
A
A

KARANGNYAR- Peristiwa penyerangan terhadap Wakapolres Karanganyar, Kompol Busroni oleh orang tidak dikenal (OTK) saat memimpin pembersihan jalur Gunung Lawu di Cemoro Kandang mengakibatkan dua orang terluka.

(Baca juga: Wakapolres Karanganyar Diserang OTK di Gunung Lawu).

Informasi yang didapat Okezone, Minggu (21/6/2020), pelaku penyerangan melukai Bripda Hanif Ariyono, ajudan Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni yang mengalami luka sobek di leher akibat sabetan benda tajam saat menangkis serangan dan seorang warga Jarot Broto Sarwono, menderita luka sobek di lengan kanan dan punggung.

Peristiwa bermula saat korban Jarot berada di Pos Cemoro Kandang mendengar teriakan dari personel dengan nada ambil senjata. Jarot lalu mengambil batu dan melemparkannya ke terduga pelaku. Pelaku pun terjatuh lalu dikeroyok massa. Polisi di lokasi juga melumpuhkannya dengan senjata api.

Kedua korban saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karanganyar untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ini, kasus penyerangan tersebut masih didalami oleh Mabes Polri

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan, Densus 88 Antiteror dan Polda Jateng masih mendalami temuan-temuan dan fakta dalam peristiwa penyerangan tersebut.

"Masih diselidiki Polda Jateng dan Densus 88 Antiteror, masih pendalaman temuan fakta-fakta di TKP," kata Awi saat dikonfirmasi, Minggu (21/6/2020).

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement