Lempar Bom Ikan saat Ditangkap, 2 Pelaku Begal Ditembak Mati Polisi

Syaiful Islam, Okezone · Selasa 23 Juni 2020 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 22 519 2234556 lempar-bom-ikan-saat-ditangkap-2-pelaku-begal-ditembak-mati-polisi-8MjyxCKhrh.jpg Ditreskrimum Polda Jatim saat merilis kasus begal (foto: Okezone.com/Syaiful)

SURABAYA - Dua begal ditembak mati anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim. Pasalnya kedua begal tersebut melawan polisi ketika hendak ditangkap. Kini kedua jenazah begal tersebut dibawa ke RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Identitas kedua begal ini masing-masing bernama Heru Kustiawan (25) warga Desa Batuan, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, dan Samsul Huda (20) warga Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan, terungkapnya kasus tersebut hasil dari pengembangan. Dimana sebelumnya polisi menangkap dua tersangka yakni Sugianto dan Adi dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas).

 begal

Dari kedua tersangka yang ditangkap, polisi mendapat dua nama pelaku lain yakni Heru dan Samsul. Kemudian Heru dan Samsul menjadi DPO. Lalu polisi mendapat kabar jika kedua tersangka ini melakukan curas di Probolinggo pada 19 Juni 2020.

"Lalu anggota melakukan penangkapan terhadap Heru. Namun ketika akan dimasukkan dalam mobil, tersangka melawan dengan berusaha mengambil senjata petugas, akhirnya tersangka dilakukan tindakan tegas dan terukur (ditembak) oleh anggota," terang Trunoyudo, Senin (22/6/2020).

Kemudian anggota memeriksa ponsel milik tersangka Heru. Lalu petugas menemukan nama Samsul Huda, dan melakukan pelacakan pada tersangka. Diketahui keberadaan tersangka berada di Sidoarjo. Petugas langsung memburu tersangka Samsul ke Sidoarjo.

Ketika di jalan, polisi melihat tersangka mengendarai motor dan mengejarnya. Tersangka kabur ke areal persawahan, lalu terjatuh. Ketika hendak ditangkap, tersangka mengeluarkan bondet dari tas yang dibawanya dan melemparkan pada petugas.

"Karena membahayakan petugas, akhirnya anggota melakukan tindakan tegas dan terukur (menembak) pada tersangka. Kedua tersangka sempat dibawa ke rumah sakit, tapi meninggal dalam perjalanan. Dari tangan kedua tersangka, kami mengamankan 4 motor, 3 clurit, 6 bondet dan kunci T," tandas Trunoyudo.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini