OKU - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial EN (51), di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT), Sumatera Selatan, menjadi korban penyiraman air keras usai mengikuti pengajian, pada Minggu 21 Juni 2020 sekitar pukul 21.30 WIB.
Kapolres OKU Timur, AKBP Erlin Tangjaya didampingi Kasat Reskrim AKP Ikang Ade Putra menjelaskan kronologi kejadian itu, bermula saat korban pulang dari pengajian, tiba-tiba pelaku Aiman alias Iluk (40) langsung menyiram air keras ke korban.
"Pelaku datang dari samping rumah korban dan langsung menyiramkan cairan asam sulfat atau biasa disebut cuka ke arah korban," kata Erlin, Senin (22/6/2020).
Lalu, korban pun berteriak meminta tolong dan pelaku yang masih tetangganya itu langsung melarikan diri, lalu anak korban keluar rumah dan melihat korban tergeletak mengerang kesakitan.

Kemudian korban langsung di larikan ke puskesmas Cempaka untuk dilakukan tindakan medis dan selanjutnya di rujuk ke Rumah Sakit Kayu Agung.
Kini korban dirawat di RSUD Kayu Agung, atas insiden tersebut korban mengalami luka yang cukup serius dibagian wajah, bagian dada dan kedua tangannya.
Berdasarkan laporan keluarga korban, petugas melakukan penangkapan di rumah pelaku di Desa Campang Tiga Ulu, Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur. Namun tersangka tidak berada di rumahnya.
"Dan akhirnya pihak keluarga datang membawa tersangka untuk diserahkan. Motif sementara pelaku tersinggung jalan akses rumahnya di tutup oleh korban, selain itu juga adanya dendam lama antara korban dan pelaku,” pungkasnya.
(Awaludin)