Walkot Siap Mediasi Kasus Perebutan Tahta Keraton Kasepuhan Cirebon

Fathnur Rohman, Okezone · Selasa 30 Juni 2020 17:50 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 30 525 2238980 walkot-siap-mediasi-kasus-perebutan-tahta-keraton-kasepuhan-cirebon-edTLvbffN9.jpg Ilustrasi. Foto: Okezone

CIREBON - Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis mengaku akan memfasilitasi pertemuan antara Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat dengan Rahardjo Djali, terkait polemik perebutan tahta kepemimpinan di Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat.

Dijelaskan Azis, sebelumnya ia sudah bertemu pihak Rahardjo Djali di rumah dinasnya di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Jawa Barat, pada Senin 29 Juni 2020 malam.

Dalam pertemuan itu, Rahardjo Djali menyampaikan duduk perkara perihal tindakannya menggembok Keraton Kasepuhan Cirebon yang kemudian viral dan membuat heboh masyarakat Cirebon belakangan ini.

Menurut Azis, dari apa yang dikatakan Rahardjo Djali, dia mengaku ingin berbuat sesuatu yang baik untuk masa depan Keraton Kasepuhan Cirebon.

"Beliau datang menemui saya untuk menyampaikan duduk perkara, langkah yang dilakukan beliau terhadap Keraton Kasepuhan yang kemarin sempat viral. Mereka menceritakan maksud dan tujuannya, bahwa mereka ingin berbuat sesuatu yang baik untuk keraton, " ujar Azis kepada wartawan, Selasa (30/6/2020).

Baca Juga: Viral! Mengaku Keturunan Sultan, Pria Ini Nekat 'Gembok' Keraton Kasepuhan 

Setelah mendengar cerita dan penjelasan dari Rahardjo Djali, Azis berpesan agar dia dapat menyelesaikan permasalah internal di Keraton Kasepuhan Cirebon ini secara baik-baik. Sehingga tidak menimbulkan masalah-masalah lainnya yang bisa berakibat buruk untuk Keraton Kasepuhan Cirebon.

Segai kepala daerah, lanjut Azis, dirinya bersikap netral atas adanya polemik di Keraton Kasepuhan Cirebon. Kendati demikian, Pemkot Cirebon siap membantu memfasilitasi Rahardjo Djali untuk bertemu dengan Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat supaya bisa melakukan mediasi.

"Pemkot Cirebon tidak akan ikut campur. Kami netral karena ini masalah internal keraton. Mudah-mudahan kami bisa mempertemukan kedua belah pihak, " katanya.

Masih kata Azis, setelah video penggembokan Bangsal Dalem Arum Keraton Kasepuhan Cirebon yang dilakukan oleh Rahardjo Djali dan kelompoknya viral di media sosial, Azis mengaku sudah melakukan komunikasi dengan Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat, selaku Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon saat ini.

Baca Juga: Tanggapan Sultan Kasepuhan Cirebon Terkait Video Viral Pengambilan Tahta Keraton 

"Karena sempat viral, kami sudah melakukan komunikasi dengan Sultan Arief. Kita sama-sama tahu beliau masih di rawat di salah satu rumah sakit di Bandung, " tutur Azis.

Seperti diberitakan sebelumnya, polemik perebutan tahta di Keraton Kasepuhan Cirebon mencuat setelah beberapa video tentang penggembokan dan pernyataan peralihan kekuasaan Keraton Kasepuhan Cirebon beredar luas di media sosial WahtsApp. Video tersebut kemudian ramai dan membuat heboh masyarakat Cirebon.

(abp)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini