Motif Carok Massal di Pasuruan Diduga karena Senggolan Becak Motor

Jaka Samudra, iNews · Rabu 01 Juli 2020 00:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 07 01 519 2239164 motif-carok-massal-di-pasuruan-diduga-karena-senggolan-becak-motor-U8HNTtKaSI.jpg Kapolsek Nguling AKP Zudianto (Foto: iNews/Jaka Samudra)

PASURUAN - Dua kelompok warga Pesisir Laut Utara, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, terlibat carok massal, pada Selasa 30 Juni 2020 malam. Motifnya diduga karena dendam lama akibat senggolan becak motor atau bentor.

Kapolsek Nguling AKP Zudianto mengatakan, pihaknya masih menyelidiki bentrokan tersebut dengan mengumpulkan saksi-saksi. “Upaya tindaklanjut dari kepolisian disidik tuntas diungkap tuntas sedetil dan setuntas mungkin,” ujarnya.

Carok tersebut informasinya melibatkan warga 4 lawan 3. Ada tiga korban luka parah sehingga dilarikan ke puskesmas terdekat, sementara korban lainnya dilarikan ke rumah sakit Probolinggo.

Korban yang dibawa ke Puskesmas Nguling Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, yakni Paedi, Sahudi dan Asmad, warga Desa Kedawang, Kecamatan Nguling. Mereka terluka bacokan di tangan, tubuh dan kaki serta kepala.

Baca Juga: Carok Massal Terjadi di Pasuruan, Sejumlah Orang Terluka

Lantaran kondisinya parah, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil dengan menggunakan ambulans. Sementara lawannya dilarikan ke RSUD Tongas, Kabupaten Probolinggo guna mendapatkan perawatan medis.

Polisi menjaga ketat desa setempat guna mengantisipasi aksi susulan. Diharapkan, warga jangan terprovokasi dengan orang kurang bertanggung jawab dan menyerahkan permasalahan ini ke aparat penegak hukum.

Menurut saksi mata, Sutrisno permasalahan becak motor saling bersenggolan terjadi saat bertemu di jalan hingga berujung carok antara kelompok Paidi dengan kelompok Yunus. Mereka menggunakan senjata tajam celurit.

(Ari)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini