Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PKB Sebut Menteri Nadiem Layak Direshuffle

Sindonews , Jurnalis-Sabtu, 04 Juli 2020 |19:21 WIB
PKB Sebut Menteri Nadiem Layak Direshuffle
foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA – Isu reshuffle kabinet menggelinding belakangan ini di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Hal itu muncul setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan kekecewaannya atas kinerja kementerian di saat pandemi. Sejumlah nama menteri pun digadang-gadang akan dicopot oleh Jokowi

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanulhaq, mengatakan bahwa sebenarnya publik sudah mengetahui siapa menteri yang harus diganti. Hal tersebut diungkapkan Maman saat diskusi Polemik MNC Trijaya bertajuk Menanti Perombakan Kabinet, Sabtu (4/7/2020).

"Menurut PKB, menteri yang pertama harus di-reshuffle menteri agama ya?" tanya host Diskusi Polemik MNC Trijaya, Margi Syarief. "Menteri Kesehatan," jawab Maman Imanulhaq.

Dia juga mengakui mengkritik Kementerian Agama, namun lebih pada programnya. "Kalau yang lebih penting itu Menteri Kesehatan menurut saya. Kedua, menteri pendidikan. Menteri pendidikan itu sangat, harus digarisbawahi bahwa belajar jarak jauh itu tidak menyelesaikan masalah," ujarnya.

Dia menilai, terdapat sosok menteri dalam kabinet yang memang tidak pas menduduki pos jabatan yang sekarang diemban.

"Ada beberapa menteri yang pantasnya menjadi kiyai tetapi menjadi menteri, Menteri Kesehatan maksudnya. Ada menteri yang disebut mas Dedi (Direktur IPO-red), sebenarnya tidak berpengaruh, tetapi publik bilang dia berpengaruh," imbuhnya.

Dia pun mengungkapkan ada kementerian yang mengajukan anggaran tambahan saat Pandemi Covid-19. "Kita sisir programnya. Tidak satu pun menyentuh pandemi," tegasnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement