Sementara, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menyebut, menteri yang disindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang kabinet yang paling potensial diganti.
"Kemarahan presiden sepertinya buying time agar menteri memperbaiki kinerja. Jika tidak, reshuffle kemungkinan besar terjadi," tutur Adi saat dihubungi secara terpisah pada Minggu.
BACA JUGA: 17 Kalimat Penting Jokowi, dari Krisis, Kerja Extra Ordinary hingga Reshuffle
Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti kinerja para menterinya yang dinilai belum maksimal dalam menangani pandemi Covid-19. Dia mengatakan bahwa hal ini terlihat dari belanja-belanja di kementerian yang masih biasa-biasa saja.
"Perlu saya ingatkan belanja-belanja di kementerian, saya lihat laporan masih biasa-biasa saja. Segera keluarkan belanja itu secepat-cepatnya. Karena uang beredar akan semakin banyak, konsumsi masyarakat nanti akan naik. Jadi belanja-belanja-belanja kementerian tolong dipercepat," ujarnya dalam video pembukaan sidang kabinet paripurna tanggal 18 Juni yang diunggah Biro Pers Setpres, Minggu (28/6/2020).
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.