Antisipasi Erupsi Merapi, Gubernur Ganjar Siapkan Simulasi Mengungsi Sesuai Protokol Kesehatan

Taufik Budi, Okezone · Rabu 08 Juli 2020 15:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 08 512 2243158 antisipasi-erupsi-merapi-gubernur-ganjar-siapkan-simulasi-mengungsi-sesuai-protokol-kesehatan-EtaGXBYrzF.jpg Dokumentasi Gunung Merapi. Foto: BNPB

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengatakan aktivitas vulkanik di Gunung Merapi saat ini terus mengalami peningkatan. Meski statusnya masih waspada dan terkendali, dalam waktu dekat pihaknya bakal menggelar simulasi pengungsi sesuai standar protokol kesehatan pencegahan virus corona (Covid-19).

"Dari pengamatan Gunung Merapi kita waspada. Ada peningkatan, tapi kalau melihat trennya Insya Allah masih terkendali. Kita harap masyarakat selalu waspada," kata Ganjar, Rabu (8/7/2020).

Ada tiga wilayah rawan di Jawa Tengah jika Gunung Merapi erupsi, yakni Klaten, Boyolali, dan Magelang. Ganjar mengatakan tingkat kesadaran bencana masyarakat di tiga wilayah sangat baik. Namun yang jadi catatan adalah saat ini kondisinya masih dalam masa pandemi Covid-19.

"Kalau warga sebenarnya sudah siap, cuma ini kan suasananya lagi Covid-19. Harus ada latihan evakuasi. Juga harus ada tambahan tenaga medis yang bisa menjelaskan ini ke masyarakat saat mengungsi. Juga Desa Paseduluran sudah siap juga," katanya.

Desa paseduluran adalah kemitraan antardesa yang jika bencana, warganya bisa langsung menuju desa paseduluran yang telah ditetapkan. Dengan adanya desa paseduluran, warga terdampak bencana tidak bingung lagi ketika harus mengungsi.

Baca Juga: Aktivitas Gunung Merapi Masuki Fase Intrusi Magma 

Ganjar mengatakan untuk latihan evakuasi tersebut bakal dilakukan secepatnya. Karena dirinya juga masih menunggu beberapa hal tuntas dikerjakan, termasuk jalur evakuasi.

"Maka kita akan buat simulasi dalam waktu dekat. Bagaimana cara mengungsi dan memastikan shelternya baik. Shelter baik itu adalah yang sesuai protokol kesehatan. Kalau itu kita siapkan, maka masyarakat akan peduli," tandasnya.

Latihan evakuasi juga dalam rangka menyelamatkan ternak warga. Ganjar mengatakan pada erupsi-erupsi sebelumnya warga yang sudah mengungsi tergoda untuk kembali ke rumah karena hewan ternak yang ditinggal.

"Ternak ini masuk evakuasi karena sesuai pengalaman, kalau ternak ditinggal akan memancing masyarakat untuk kembali ke sini. Maka nanti kita gandeng perguruan tinggi yang juga menyediakan pakannya," kata Ganjar.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini