Napi Asimilasi Ajak 2 Temannya Curi Motor Bidan

Asep Juhariyono, iNews · Rabu 08 Juli 2020 09:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 08 525 2242911 napi-asimilasi-ajak-2-temannya-curi-motor-bidan-iGjljaTpR1.jpg Polres Tasikmalaya rilis pengungkapan kasus curanmor. (iNews/Asep Juhariyono)

TASIKMALAYA – Tiga pelaku spesialis pencurian sepeda motor ditangkap jajaran Satreskrim Polres Tasikmalaya. Ketiga pelaku ditangkap setelah mencuri sepeda motor milik seorang bidan yang diparkir di depan puskesmas.

Dari tangan pelaku, polisi menyita tujuh sepeda motor. Saat ini, pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi.

“Kami mengamankan 3 tersangka. Salah satu tersangka warga binaan Lapas Garut, sedang ikuti program asimilasi,” kata Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Siswo De Cuellar Tarigan, Rabu (8/7/2020).

Ketiga pelaku yang ditangkap tersebut adalah Angga Seriawan (23) yang merupakan residivis, Budi (34) warga Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, dan satu tersangka inisial DS (16) masih di bawah umur.

AKP Siswo De Cuellar Tarigan mengatakan, sesuai hasil penyelidikan dan keterangan para pelaku, ketiga tersangka ini dalam aksinya berjumlah 5 orang. Dua pelaku lainnya sedang dalam pengejaran dan sudah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Dalam menjalankan aksinya, para komplotan ini memiliki peran beda-beda, mulai dari pengintaian sampai membawa kabur motor korban.

Tersangka pencurian motor. (Foto : iNews/Asep Juhariyono)

Pelaku yang paling berperan adalah Angga Setiawan yang merupakan seorang napi asimilasi yang baru bebas dari Lapas Garut. Ia mengajak dua temannya untuk mencuri motor para korban yang lokasinya di beberapa wilayah Tasikmalaya Selatan.

Kemudian, tersangka Budi berperan sebagai penadah dan menjual barang hasil curian.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan kunci leter T bersama mata kuncinya, tujuh motor dan kunci kontak motor.

Akibat perbuatannya, pelaku inisial Angga sudah dikembalikan ke Lapas Garut. “Yang bersangkutan sudah kita kembalikan untuk menjalani sisa hukumannya,” ucapnya.

Dua orang pelaku lainnya dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.


Baca Juga : Polisi Tembak Maling Motor Bersenpi yang Mencoba Kabur

Sementara Budi yang berperan sebagai penadah dikenakan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun penjara.

Akibat perbuatannya, kini bersama barang bukti tersangka harus mendekam di sel tahanan Polres Tasikmalaya untuk proses hukum selanjutnya.

Baca Juga : Takut-takuti Warga dengan Pistol, 2 Bandit Nyaris Tewas Dihakimi Massa

(erh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini