Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Geliat Ekonomi Petani Boyolali di Tengah Pandemi

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis-Minggu, 12 Juli 2020 |10:08 WIB
Geliat Ekonomi Petani Boyolali di Tengah Pandemi
Foo: Dok KLHK
A
A
A

"Kita akan bina dan berikan pendampingan menurut spesifikasi usahanya," jelas Menteri Siti.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Bambang Supriyanto menyampaikan KTH Wono Lestari mengembangkan 5 KUPS sebagai komoditas utamanya, yaitu kayu putih, jagung, bambu, ternak, dan minyak kayu putih.

Manfaat ekonomi telah dirasakan oleh Kelompok Tani IPHPS Wono Lestari dengan menjalankan komoditas utamanya yaitu produksi minyak kayu putih. Kelompok ini telah memanen tanaman daun kayu putih seluas 60 ha dengan hasil 98 ton daun kayu putih. Dari hasil 98 ton daun kayu putih dapat diproduksi minyak kayu putih sebanyak 596 liter atau identik 554 kilogram. Hasil produksi tersebut mampu menghasilkan nilai ekonomi sebesar Rp.157 juta per daur panen (7 – 9 bulan).

"Hal ini menunjukkan bahwa Program Perhutanan Sosial mampu menumbuhkan geliat ekonomi masyarakat khususnya para petani hutan serta menopang pertumbuhan ekonomi lokal," jelasnya.

Dukungan pengembangan Perhutanan Sosial pun diberikan Anggota Komisi IV DPR RI Luluk Nur Hamidah. Dia menyatakan dukungannya agar program seperti ini dapat diperbanyak.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement