AS Gelar Eksekusi Mati Narapidana Federal Pertama dalam 17 Tahun

Agregasi VOA, · Rabu 15 Juli 2020 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 15 18 2246758 as-gelar-eksekusi-mati-narapidana-federal-pertama-dalam-17-tahun-wVinnKMQeN.jpg Daniel Lewis Lee diekskusi di Indiana pada 14 Juli 2020. (Foto: AP)

WASHINGTON DC – Pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya dalam 17 tahun akan melakukan eksekusi mati menyusul keputusan Mahkamah Agung dengan suara 5 berbanding 4 pada Selasa (14/7/2020).

Daniel Lewis Lee dihukum mati dengan obat penenang, pentobarbital berdosis tinggi di penjara federal Indiana beberapa jam setelah Mahkamah Agung mengeluarkan putusannya, demikian diwartakan VOA.

Jaksa Agung AS William Barr mengatakan Lee adalah salah seorang "anggota organisasi supremasi kulit putih" yang pada 1996 membunuh William Frederick Mueller, istrinya Nancy, dan putrinya yang berusia delapan tahun, Sarah.

Dia merampok dan menembak mereka dengan pistol setrum, kemudian menutupi kepala mereka dengan kantong plastik, memberati korban dengan batu, dan menenggelamkan mereka di rawa-rawa di Illinois.

Lee awalnya akan dieksekusi pada Senin (13/7/2020), tetapi beberapa jam sebelumnya, seorang hakim federal mengeluarkan perintah pengadilan untuk menunda eksekusi dengan alasan pengadilan perlu lebih banyak waktu untuk meninjau apakah metode eksekusi tersebut melanggar peraturan tentang hukuman yang dianggap tidak lazim dan kejam.

Mayoritas hakim Mahkamah Agung menolak argumen itu, dan menyatakan pentobarbital telah digunakan oleh sejumlah negara bagian yang melaksanakan eksekusi, dan lebih dari 100 narapidana telah dihukum mati dengan cara tersebut "tanpa insiden."

Setelah Lee, tiga eksekusi lainnya juga akan segera dilaksanakan. Wesley Ira Purkey dijadwalkan untuk dieksekusi pada Rabu (15/7/2020), diikuti oleh Dustin Lee Honken pada Jumat (17/7/2020), sementara Keith Dwayne Nelson dijadwalkan akan dihukum mati pada 28 Agustus mendatang.

Sebelum ini, pemerintah federal telah mengeksekusi tiga orang sejak hukuman mati kembali diberlakukan pada 1988.

Tahanan sebelumnya yang dieksekusi oleh hukuman mati federal adalah Louis Jones Jr, seorang veteran Perang Teluk berusia 53 tahun yang membunuh seorang prajurit 19 tahun, Tracie Joy McBride.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini