JAKARTA - Kapolri Jenderal dham Aziz menghadiri secara langsung penandatangan peraturan bersama antara Bawaslu, Kejaksaan Agung, dan Kepolisian Negara RI di kantor Bawaslu RI, Jakarta, Senin (20/7/2020).
Dalam kesempatan itu, Idham mengapresiasi kegiatan penandatanganan ini. Karena momentum ini sangat penting untuk memberikan gambaran bahwa alat negara harus selalu siap dalam keadaan apapun.
"Semoga ini didengar semua oleh jajaran di Polda khususnya Dirkrimum dan Dirkrimsus. Saya hanya berpesan setelah penandatanganan kesepakatan ini saya minta Asops benar-benar menunjuk orang yang punya komitmen dan integritas yang duduk di Sentra Gakkumdu, bukan hanya nama," kata Idham di lokasi.
Idham juga akan memberikan penghargaan terhadap anggota yang akan ditugaskan di Sentra Gakkumdu (Penegakkan Hukum Terpadu) tersebut. Penghargaan ini diberikan apabila mereka berhasil di dalam mengawal pelaksanaan Pilkada 2020 lewat Sentra Gakkumdu.
"Berikan mereka reward, itu yang pasti sehingga mereka punya motivasi bekerja lebih selama bergabung di Sentra Gakkumdu,"sambungnya.
Mantan Kapolda Metro Jaya ini mengatakan bahwa, keterlibatan Polri dalam sentra Gakkumdu ini bukan kali pertama terjadi. Namun, ini sudah berjalan semenjak Pemilu yang digelar pada tahun 2015 silam.
"Saya kira bukan kali ini kita bekerjasama dan saya menunjukkan betul komitmen bahwa polri betul-betul siap memberikan bantuan," tutup Idham.
(Fahmi Firdaus )