Share

Trump: Pandemi Covid-19 di AS Akan Memburuk Sebelum Jadi Lebih Baik

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 22 Juli 2020 10:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 22 18 2250183 trump-pandemi-covid-19-di-as-akan-memburuk-sebelum-jadi-lebih-baik-wzF0x0UzIc.jpg Foto: AP.

WASHINGTON - Presiden Donald Trump memperingatkan pandemi virus corona di Amerika Serikat (AS) kemungkinan akan memburuk sebelum membaik. Hal itu disampaikan Trump selama kemunculan pertamanya dalam pengarahan harian virus corona harian yang digelar kembali pada Selasa (21/7/2020).

Kemunculan Presiden di ruang rapat Gedung Putih pada Selasa sore itu dimaksudkan untuk menampilkan peran yang lebih memimpin dari Trump. Sang Presiden dikritik karena seringkali absen dalam membahas krisis kesehatan yang saat ini melanda AS, menyebabkannya mengalami kemunduran.

BACA JUGA: Trump Akhirnya Dukung Penggunaan Masker, Serukan Amerika Bersatu Kalahkan "Virus China"

Dalam konferensi pers yang berlangsung sekira 30 menit, Trump lagi mengatakan dia percaya virus corona akan hilang dan menegaskan bahwa tanggapan AS terhadap pandemi itu "jauh lebih baik" daripada di tempat lain.

Tetapi dia juga menawarkan proyeksi yang lebih realistis yang diharapkan para penasihatnya akan membuatnya tampak seperti pemimpin yang berpikiran waras.

"Sayangnya (pandemi) mungkin akan menjadi lebih buruk sebelum menjadi lebih baik," kata Trump sebagaimana dikutip CNN. Dia menggemakan prediksi yang dibuat pada awal April tentang masa โ€œsulitโ€ dua pekan ke depan.

Dia juga kembali menyampaikan dorongan untuk mengenakan masker, yang oleh beberapa pihak dianggap sedikit terlambat.

BACA JUGA: AS Kembali Tuding China Pembuat Virus Covid-19

"Apakah Anda suka masker itu atau tidak, mereka memiliki dampak," katanya, dia kemudian menambahkan: "Saya mulai terbiasa dengan masker."

Pada pengarahan itu, Trump muncul dari podium sendirian, tanpa ditemani pakar kesehatan yang membentuk satuan tugas virus corona Gedung Putih.

Saat ini AS merupakan negara yang paling terdampak dari pandemi dengan 4 juta kasus virus corona yang dikonfirmasi dengan hampir 145.000 korban meninggal dunia. Penyebaran infeksi virus tersebut telah melonjak dalam beberapa pekan terakhir dengan beberapa negara bagian mencatat rekor kasus tertinggi.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini