China Sukses Luncurkan Misi Satelit Tak Berawak ke Mars

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 23 Juli 2020 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 23 18 2250887 china-sukses-luncurkan-misi-satelit-tak-berawak-ke-mars-MStjiOtSSr.jpg Roket Long March 5 membawa satelit Tianwen-1 dalam perjalanan ke Mars dari Pusat Peluncuran Luar Angkasa Wenchang, China, 23 Juli 2020. (FotoL Xinhua)

BEIJING – China pada Kamis (23/7/2020) berhasil meluncurkan satelit tak berawak ke Mars dalam misi independen pertamanya ke planet lain. Keberhasilan ini mendorong upaya Tiongkok mencapai kepemimpinan global di ruang angkasa, sekaligus memamerkan kemampuan dan ambisi teknologinya.

Roket pembawa terbesar China, Long March 5 Y-4, meluncur dengan satelit tersebut dari Pusat Peluncuran Luar Angkasa Wenchang di pulau selatan Hainan pada pukul 12.41 siang waktu setempat.

BACA JUGA: Mars dan Bumi Berdekatan Tahun Ini, 3 Negara Siapkan Misi Peluncuran

Satelit tersebut diperkirakan akan mencapai Mars pada Februari 2021 di mana ia akan berusaha untuk menurunkan penjelajah Tianwen-1 untuk menjelajahi planet merah itu selama 90 hari. Jika berhasil, Tianwen-1 akan menjadikan China sebagai negara pertama yang mengorbit di Mars, mendarat dan mengerahkan penjelajah dalam misi perdananya.

Juru Bicara Misi Mars Tiongkok, Liu Tongjie mengatakan akan ada tantangan saat pesawat yang membawa satelit itu mendekati Mars.

"Ketika tiba di sekitar Mars, sangat penting untuk melambat," katanya sebagaimana dilansir Reuters.

"Jika proses perlambatan tidak benar, atau jika presisi penerbangan tidak mencukupi, satelit tidak akan ditangkap oleh Mars," katanya, merujuk pada gravitasi di Mars yang membawa pesawat itu ke permukaan.

BACA JUGA: Catat Sejarah, UEA Berhasil Luncurkan Satelit ke Mars

Liu mengatakan satelit itu akan mengorbit Mars selama sekira dua setengah bulan dan mencari peluang untuk memasuki atmosfernya dan melakukan pendaratan lunak.

Ini adalah misi ke Mars kedua yang diluncurkan pada Juli 2020 setelah Uni Emirat Arab (UEA) telah meluncurkan satelitnya ke planet itu pekan lalu. Amerika Serikat (AS) juga berencana mengirim satelitnya yang membawa penjelajah Preseverance ke Mars dalam beberapa bulan ke depan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini