Cari Dukungan Muslim AS, Joe Biden Kutip Hadits Nabi Muhammad

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 23 Juli 2020 15:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 23 18 2250974 cari-dukungan-muslim-as-joe-biden-kutip-hadits-nabi-muhammad-ycq5p27yzO.jpg Calon Presiden AS, Joe Biden. (Foto: Reuters)

MANTAN Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, yang juga merupakan calon presiden dari Partai Demokrat, telah berjanji untuk mengatasi kebutuhan dan keprihatinan komunitas Muslim-Amerika di negara itu saat dia menjadi presiden. Janji itu disampaikan Biden saat dia ambil bagian dalam pertemuan puncak online diselenggarakan oleh organisasi "Emgage Action."

Pernyataan itu disampaikan Biden awal pekan ini setelah beberapa pemimpin Muslim-Amerika terkemuka mendukungnya sebagai presiden.

BACA JUGA: Joe Biden Ingin Sekolah-Sekolah di Amerika Ajarkan Banyak tentang Islam

Memuji Islam sebagai "salah satu agama pengakuan yang agung," Biden mengatakan kepada para peserta pertemuan online Million Muslim Votes (Sejuta Suara Muslim) bahwa ia berharap sekolah-sekolah di AS mengajarkan lebih banyak tentang Islam.

"Salah satu hal yang saya pikir penting, saya berharap kami mengajar lebih banyak di sekolah kami tentang iman Islam," katanya sebagaimana dilansir Reuters. Dia juga mengkritik petahana Presiden Donald Trump karena “memperbesar api kebencian”.

Pria berusia 77 tahun itu juga berjanji untuk mengangkat tokoh Muslim sebagai bagian dari pemerintahannya dan mengakhiri larangan perjalanan bagi warga negara-negara Muslim yang diberlakukan Trump pada 2017, saat terpilih sebagai presiden.

"Jika saya mendapat kehormatan menjadi presiden, saya akan mengakhiri larangan Muslim pada hari pertama, hari pertama," ujarnya.

BACA JUGA: Jajak Pendapat Pilpres AS 2020 Reuters, Biden Unggul Jauh dari Trump

Dia kemudian mengutip hadits dari Nabi Muhammad SAW, meminta dukungan Muslim AS untuk melaju ke Gedung Putih dalam pemilihan presiden November mendatang.

"Sebuah hadits dari Nabi Muhammad memerintahkan, 'Siapa pun di antara kamu melihat kesalahan, biarkan dia mengubahnya dengan tangannya,'" kutip Biden. “‘Jika dia tidak mampu, maka dengan lidahnya. Jika dia tidak bisa, maka dengan hatinya.''

Biden yang akan menghadapi Trump dalam pemilihan 3 November saat ini unggul dari saingannya dalam jajak pendapat nasional.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini