Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terus Dilonggarkan, PSBB Transisi DKI Jakarta Tak Akan Cegah Penularan Covid-19

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Jum'at, 24 Juli 2020 |08:01 WIB
 Terus Dilonggarkan, PSBB Transisi DKI Jakarta Tak Akan Cegah Penularan Covid-19
Foto: Illustrasi Okezone.com
A
A
A

JAKARTA - Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) menyatakan, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi fase I yang sudah diperpanjang Pemprov DKI tidak akan mencegah penyebaran Covid-19 bila semua sektor dilonggarkan.

"(PSBB) transisi itu diperpanjang terus tidak ada gunanya. Istilah transisi itu pelonggaran," kata Dewan Pakar IAKMI Hermawan Syaputra saat dihubungi Okezone, Jumat (24/7/2020).

Herwan meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengevaluasi berbagai sektor yang telah dilonggarkan dalam PSBB transisi fase I seperti penyelenggaraan car free day (CFD) yang diubah menjadi kawasan khusus pesepada.

"Dia juga tidak menyangkut kebutuhan dasar ekonomi, aktivitas yang tujuannya untuk sehat tapi membawa dampak dan mudarat. Jadi tidak bagus," terang Hermawan.

 PSBB

Hermawan juga menyoroti aktivitas pelonggaran pasar yang menjadi klaster penularan baru Covid-19 saat PSBB transisi fase I.

"Pasar itu belum optimal (penerapan protokol kesehatan) termasuk juga di dalamnya ada yang cukup ketat tapi ada juga yang longgar. Jadi standarisasi di areal pasar modren dan pasar tradisional itu harus dievaluasi," terangnya.

Ia menambahkan, bahwa sektor perkantoran yang dilonggarkan dengan memperbolehkan beraktivitas namun hanya boleh diisi dengan 50% total kapasitas gedung berpotensi menjadi klaster baru penyebaran corona.

 

Pasalnya, para pekerja perkantoran bisa terpapar corona saat menggunakan moda transportasi umum dan memapar karyawan lainnya saat berada di kantor.

"Kalau dulu kan hanya ada 8 bidang itu diperbolehkan. Kan sekarang dievaluasi semuanya. Jadi kalau kita tidak sanggup mengendalikan kasus ini maka kita tidak mampu juga mengendalikan ekonomi, sosial, dan kultural kita," tandasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement