JAKARTA - Kematian Editor Metro TV, Yodi Prabowo, diduga kuat karena bunuh diri. Hal tersebut disampaikan Polda Metro Jaya saat menggelar konferensi pers pagi tadi.
Sebelum mengakhiri hidupnya dengan sebuah pisau, Yogi Prabowo sempat menyatakan ‘kalau nanti aku enggak ada, kamu sedih enggak?' kepada sang kekasih, Suci (26).
Terkat perkataan Yadi tersebut, Ahli Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel mengatakan, tidak dianggap sepele. Pasalnya, hal demikian bisa dilakukan oleh siapa saja.
"Tapi dari perspektif psikologi, kalimat tersebut merupakan pertanda suicidal ideation (pemikiran tentang bunuh diri). Pemikiran semacam ini sama sekali tidak boleh dianggap enteng," kata Reza seperti dilansir dari Sindonews.com, Sabtu (25/7/2020).
Reza menerangkan, WHO misalnya, menyimpulkan bahwa sekitar 60 persen transisi dari pemikiran tentang bunuh diri ke rencana bunuh diri, lalu berlanjut ke langkah bunuh diri, berlangsung dalam kurun 12 bulan sejak pemikiran itu muncul untuk pertama kalinya. Cepatnya proses transisi itu, mengirim pesan bahwa masyarakat harus lebih serius menyikapi perkataan tentang bunuh diri yang dikemukakan siapa pun.