SAMARINDA – Jangan menilai buku dari sampulnya saja. Mungkin itulah pesan yang pas dari kejadian saat seorang camat yang kebetulan membawa sapu dikira tukang sapu.
Ya, viral di media sosial Camat Samarinda Kota Anis Siswantini yang jalan kaki membawa sapu, tiba-tiba dipanggil oleh petugas suatu perusahaan. Kemudian sang camat tersebut pun marah karena dirinya bukanlah tukang sapu jalanan.
Untuk lebih jelasnya, berikut kronologi kejadian tersebut sebagaimana penuturan Anis Siswanti.
“Saya kan posisi pakai helm karena ga bawa topi. Saya pakai helm bawa sapu, staf-staf saya ada yang bawa sekop, cangkul, parang.
Kita jalan sama-sama, saya paling depan, tapi begitu jalan memasuki simpang empat yang mau ke Jalan Ahmad Dahlan depan SMP Negeri 2, saya memperhatikan di lokasi itu banyak sampah.