Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kuwait Larang Penerbangan dari 31 Negara Risiko Tinggi Covid-19, Termasuk Indonesia

Rahman Asmardika , Jurnalis-Minggu, 02 Agustus 2020 |12:46 WIB
Kuwait Larang Penerbangan dari 31 Negara Risiko Tinggi Covid-19, Termasuk Indonesia
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
A
A
A

KUWAIT CITY - Kuwait telah memperluas larangan penerbangan komersial dari dan ke 31 negara yang dianggap berisiko tinggi penyebaran virus corona. Langkah yang diambil terkait pandemi Covid-19 tersebut dikonfirmasi oleh otoritas penerbangan sipil Kuwait pada Sabtu (1/8/2020).

Larangan itu datang pada hari yang sama ketika negara Teluk itu memulai kembali penerbangan komersial, dengan Bandara Internasional Kuwait akan beroperasi dengan kapasitas sekitar 30 persen.

Menurut akun Twitter dari otoritas Penerbangan Sipil, negara-negara yang dimasukkan dalam daftar baru larangan penerbangan itu adalah: India, Iran, China, Brasil, Kolombia, Armenia, Bangladesh, Filipina, Suriah, Spanyol, Singapura, Bosnia dan Herzegovina, Sri Lanka, Nepal , Irak, Meksiko, Indonesia, Chile, Pakistan, Mesir, Lebanon, Hong Kong, Italia, Makedonia Utara, Moldova, Panama, Peru, Serbia, Montenegro, Republik Dominika, dan Kosovo.

BACA JUGA: Kuwait dan Bahrain Laporkan Kasus Pertama Infeksi Virus Korona Covid-19

Sebelumnya, daftar itu hanya mencakup Bangladesh, Filipina, India, Sri Lanka, Pakistan, Iran, dan Nepal. Namun, sejumlah anggota parlemen Kuwait menuntut agar pemerintah memperluas daftar tersebut mengingat ancaman Covid-19 yang berkelanjutan di banyak negara tujuan lainnya, demikian diwartakan Middle East Eye.

Dilaporkan Kuwait Times, beberapa telah mengajukan pertanyaan tentang kriteria yang digunakan untuk menyusun daftar pertama, sementara yang lain secara khusus menyerukan larangan terhadap penerbangan Mesir setelah berita bahwa EgyptAir telah menjadwalkan 15 penerbangan mingguan ke Kuwait mulai awal Agustus.

BACA JUGA: Pelaku Poligami Kuwait Keluhkan Sulitnya Kehidupan Rumah Tangga Selama Lockdown Covid-19

Sebuah tagar tren oleh pengguna media sosial Kuwait juga menuntut larangan penerbangan Mesir.

Pada Sabtu, seorang pelancong Mesir mengatakan dalam sebuah video yang beredar di Twitter bahwa ia dan penumpang lainnya diminta meninggalkan pesawat setelah naik pesawat, beberapa menit setelah daftar larangan diumumkan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement