ASN Langgar Protokol Kesehatan, Bersiap Dipotong Gaji

Taufik Budi, Okezone · Senin 03 Agustus 2020 17:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 03 512 2256293 asn-langgar-protokol-kesehatan-bersiap-dipotong-gaji-rnhEusYM4G.jpg Ilustrasi (foto; Okezone)

SEMARANG - Aparatur sipil negara (ASN) Jawa Tengah yang melanggar protokol kesehatan, bakal dikenakan denda. Bahkan, tidak menutup kemungkinan denda akan diambil dari pemotongan gaji bulanan.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengaku saat ini masih menyiapkan mekanisme denda bagi ASN pelanggar protokol kesehatan. Sebab, akhir-akhir ini terjadi klaster baru yang muncul di perkantoran pemerintah.

"Sekarang di Indonesia lagi ramai klaster penularan di kantor-kantor. Maka, kantor sendiri harus mempersiapkan dan memperbaiki protokol kesehatannya," kata Ganjar, Senin (3/8/2020).

"Saya tadi minta, daripada menghukum masyarakat, kita coba latihan dulu dengan menghukum diri sendiri. Maka saya minta disiapkan konsepnya, mulai ASN dulu, yang melanggar akan didenda," lugas dia.

Menurutnya, tidak ada alasan bagi ASN untuk melanggar protokol kesehatan saat bekerja. Jika nantinya denda yang diterapkan berupa uang, maka tidak ada alasan ASN tidak memiliki uang untuk membayar denda itu.

"Kalau enggak punya uang, ya tak potong gajinya. Saya minta ini disiapkan dan segera disimulasikan," tegasnya.

Penerapan denda di kalangan ASN sangat penting agar menjadi contoh kepada masyarakat. Apabila para ASN tertib dan menaati protokol kesehatan, serta yang melanggar didenda, maka tingkat kepercayaan publik pada pemerintah akan meningkat.

"Ini akan saya dorong, karena ini momentum untuk memberikan contoh demi perbaikan. Saya minta segera disiapkan dan disimulasikan," tegasnya.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini