JEDDAH - Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi akan mengevaluasi pengalaman yang diperolehnya dalam mengatur pelaksanaan Ibadah Haji luar biasa tahun ini. Dalam dua minggu hasil pelajaran dan evaluasi itu akan coba dimanfaatkan untuk menyelenggarakan ibadah umrah.
Berbicara kepada Saudi Gazette, Wakil Menteri Haji dan Umrah untuk Urusan Haji Arab Saudi, Dr. Hussein Al-Sharif mengatakan bahwa kementerian akan segera memulai persiapan terkait dengan musim umrah mendatang.
Dia mengatakan kementerian akan mengambil pelajaran dari pelaksanaan ibadah haji luar biasa di tengah pandemi virus corona yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pelaksanaan haji tahun ini menyaksikan prosedur kesehatan dan organisasi berkualitas tinggi yang sukses mencegah penyebaran virus corona.
BACA JUGA: Pemimpin Muslim Ucapkan Selamat ke Raja Salman atas Layanan Haji yang Luar Biasa
Al-Sharif mengatakan bahwa para jamaah haji harus menghabiskan tujuh hari di karantina dan mereka tidak boleh meninggalkan rumah mereka selama periode ini. Kementerian Kesehatan akan mengikuti dan memeriksanya sesuai dengan protokol kesehatannya.