Para siswa juga diwajibkan selalu menggunakan masker dan diatur duduknya dengan menjaga jarak agar tidak saling berdekatan.
Menurut Paskalis Rangga, penerapan pembelajaran dari rumah ke rumah siswa dilakukan semua guru pada SDI Belo, yang mana hal ini dilakukan karena banyak siswa disekolah tersebut yang tidak memiliki HP Android untuk mengikuti pembelajaran secara online.
Selain itu, sistem pembelajaran dengan mengunjungi rumah para siswa dengan membentuk kelompok-kelompok kecil, dirasakan sangat efektif untuk dalam penyerapan pembelajaran.
“Jika dibandikan dengan sistem online, karena ada interaktif antara guru dan siswa, selain itu juga dengan sistem online, kebanyakan tugas yang diberikan dikerjakan oleh orangtua para siswa,” kata Paskalis Rangga.
Sementara, salah satu orangtua murid, Goris Takene mengapresiasi langkah dan upaya para guru-guru ini yang mau mendatangi siswa didiknya secara langsung bertemu di rumah.