Ledakan Beirut, Dinas Keamanan Selidiki Penyimpanan Ammonium Nitrat Sejak 5 Bulan Lalu

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 05 Agustus 2020 12:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 18 2257232 ledakan-beirut-dinas-keamanan-selidiki-penyimpanan-ammonium-nitrat-sejak-5-bulan-lalu-UeWtjPa6pB.jpg Dampak dari ledakan yang terjadi di Pelabuhan Beirut. (Foto: Twitter)

BEIRUT – Dinas Keamanan Nasional Lebanon telah meluncurkan penyelidikan terkait penemuan sejumlah besar ammonium nitrat di Pelabuhan Beirut sejak lima bulan lalu, demikian dilaporkan stasiun televisi Lebanon OTV mengutip sumber pihak keamanan.

Menurut laporan OTV yang dilansir ANI, penyelidikan itu menyimpulkan bahwa bahan kimia yang tersimpan di dalam hangar itu sangat berbahaya. Terkait hal itu, Dinas Keamanan telah mengirimkan perintah untuk menunjuk orang yang bertanggung jawab dari pemerintah dan otorita pelabuhan untuk mengambil tindakan guna mencegah kejadian yang tak diinginkan, termasuk ledakan.

BACA JUGA: PM Lebanon Sebut Ledakan di Beirut Dipicu 2.750 Ton Ammonium Nitrat Ilegal

Ledakan yang terjadi di Pelabuhan Beirut pada Selasa (4/8/2020) telah menewaskan setidaknya 78 orang dan melukai lebih dari 4.000 lainnya.

Kepala Dinas Keamanan Umum Lebanon, Jenderal Abbas Ibrahim mengatakan bahwa data awal menunjukkan bahwa material peledak yang telah lama disimpan di pelabuhan telah meledak.

BACA JUGA: PM Lebanon Akan Kejar Pihak Bertanggung Jawab atas Ledakan Besar di Beirut

Sementara Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab mengatakan bahwa ledakan terjadi oleh 2.750 ton ammonium nitrat yang disimpan sembarangan di Pelabuhan Beirut. Diab mengatakan pihak berwenang akan memburu pihak yang bertanggung jawab atas insiden ini .

"Apa yang terjadi hari ini tidak akan berlalu tanpa pertanggungjawaban," katanya . "Mereka yang bertanggung jawab akan membayarnya.”

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini