Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dinilai Langgar SKB 4 Menteri, Begini Jawaban Pemkot Bekasi

Wisnu Yusep , Jurnalis-Rabu, 05 Agustus 2020 |20:30 WIB
 Dinilai Langgar SKB 4 Menteri, Begini Jawaban Pemkot Bekasi
Foto: Illustrasi Okezone.com
A
A
A

BEKASI - Tim hubungan masyarakat (Humas) sekolah role model Kota Bekasi, Hadi Sunaryo mengklaim, pihaknya tidak melanggar surat keputusan bersama 4 menteri terkait dengan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka yang telah dilaksanakan enam sekolah.

"Kalau menurut kita sih tidak melanggar ya, kita merujuk SKB 4 menteri, kita sudah ada Perwalnya," kata Hadi ketika dihubungi, Rabu (5/8/2020).

Terlebih kegiatan KBM tatap muka ini, hanya sebatas simulasi. Simulasi ini nantinya untuk kegiatan belajar yang akan diselenggaran pada Bulan September mendatang.

 Baca juga: 6 Sekolah di Bekasi Gelar Belajar Tatap Muka 

"Lah namanya simulasi ya tatap muka. Simulasi itu kan kita tidak melakukan kegiatan belajar mengajar. Hanya cuma adaptasi yang bulan September itu baru mulai," klaimnya.

Dengan demikian, dia pun memastikan tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh pihaknya. Sekalipun, kata dia, izin mengenai proses KBM tatap muka belum diperoleh oleh Pemerintah Kota Bekasi.

"Artinya hal ini kita tidak ada sifatnya yang bener-bener melanggar, tidak ada izin tapi kita kan sudah ada pemberitahuan. Karena dalam hal ini kita sudah berikan surat pemberitahuan (ke Kemendikbud) termasuk pada Gubernur juga sudah kita beritahu," ungkapnya.

Meski begitu diakui Hadi, pihaknya belum mendapatkan jawaban mengenai pengajuan KBM tatap muka oleh Kemendikbud.

"Belum ada tanggapan. Makanya kita tahu dalam kelas tidak ada satu mata pelajaran ini belajar. Kalau sifatnya disitu, tidak semua murid dilibatkan. Kemudian murid itu hanya punya satu kesempatan untuk belajar," jelas dia.

Meski dalih dari Pemkot Bekasi hanya simulasi, nyatanya Pemerintah Pusat maupun Pemprov Jabar belum memiliki perizinan terkait simulasi KBM tatap muka di Bekasi.

Pihak Kemendikbud diketahui akan meminta klarifikasi Pemkot Bekasi terkait KBM tatap muka yang sudah digelar di Bekasi. Pihak Kemendikbud juga akan memberi peringatan kepada Pemkot Bekasi terkait mulainya KBM tatap muka yang diselenggarakan di tengah pandemi.

Enam sekolah yang simulasi belajar tatap muka itu adalah sekolah yang masuk dalam kategori role model atau percontohan. Enam sekolah yang sejauh ini mulai gelar simulasi tatap muka, yakni SMPN 2 Kota Bekasi, SMP Victory, SMP Nassa, SDN Pekayonjaya VI, SD Negeri Jaticempaka VI, dan SD Al Azhar VI.

Sebagai informasi, Pemkot Bekasi memperbolehkan aktivitas tatap muka di sekolah kembali berlangsung dengan alasan angka penularan Covid-19 di Kota Bekasi sudah di bawah satu.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement