Itu karena, jelas dia, thermo gun untuk ruangan bukan untuk tubuh sehingga akurasinya lebih rendah.
“Akibatnya suhu kita normalnya 36,5 misalnya, jika tidak sesuai atau thermometer untuk ruangan itu bisa mencapai 3,4 atau mungkin 3,2 derajat Celsius. Itu yang bahaya,” katanya.
Baca Juga : Pakar Satgas Covid-19 Jelaskan Pentingnya Cek Suhu Tubuh saat Pandemi
“Ini yang sangat sangat perlu diperhatikan karena kalau orang yang misalnya harusnya panas kemudian diperiksa dengan alat yang tidak tepat atau tidak sesuai akhirnya dia lolos. Dan orang tersebut bisa masuk ke ruangan atau ke public space sehingga bisa menyebabkan infeksi, potensi infeksi Covid-19 semakin meningkat,” tutur Shela.
Baca Juga : Pemerintah Izinkan Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning Corona
(Erha Aprili Ramadhoni)