Gunung Sinabung Erupsi Lontarkan Material Vulkanik hingga 5 Ribu Meter

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Senin 10 Agustus 2020 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 10 608 2259807 gunung-sinabung-erupsi-lontarkan-material-vulkanik-hingga-5-ribu-meter-Cg1jsFuf8X.jpg Gunung Sinabung Erupsi (foto: istimewa)

MEDAN – Gunung Api Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali erupsi pada Senin pagi tadi. Erupsi tersebut lebih besar dibandingkan erupsi pada Sabtu, 8 Agustus 2020 kemarin.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Armen Putra menyebutkan, pada erupsi pagi tadi, gunung sinabung melontarkan material erupsi hingga setinggi 5 ribu meter dari puncak gunung yang berketinggian 2.460 mdpl itu.

“Iya benar, erupsi tadi sekitar pukul 10.16 WIB,” kata Armen, Senin (10/8/2020).

 Baca juga: Gunung Sinabung Erupsi, Masyarakat Diminta Waspada Hujan Abu dan Lelehan Lahar

Sinabung

Dari pengamatan yang mereka lakukan, kata Armen, abu vulkanik yang terlempar saat erupsi berwarna kelabu dan tebal.

“Untuk arah pergerakan abu vulkanik, condong ke timur dan tenggara gunung,” tukasnya.

Informasi yang dihimpun, saat ini sejumlah desa di sekitar kaki Gunung Sinabung diselimuti abu tebal. Sejumlah desa bahkan sempat gelap, karena matahari yang tak dapat menembus tebalnya abu vulkanik.

Meski begitu, saat ini Gunung Sinabung masih berada pada status Level III (Siaga). PVMBG merekomendasikan masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius 3 Km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 Km untuk sektor Selatan-Timur dan 4 km untuk sektor Timur-Utara.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Natanail Peranginangin, diimbau masyarakat mengenakan masker bila keluar rumah. Dia juga meminta masyarkaat mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik agar atap tidak roboh.

“Warga yang berada atau bermukim di dekat sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga diimbau mewaspadai bahaya lahar dingin,” pungkasnya.

Gunung Api Sinabung terus menerus erupsi sejak tahun 2010 lalu. Erupsi pertama kala itu terjadi pada 27 Agustus 2010, setelah Gunung Sinabung tertidur selama hampir 400 tahun.

Terakhir, Gunung Sinabung erupsi pada 8 Agustus 2020. Ada dua kali erupsi di hari yang sama. Pertama pada dinihari sekitar pukul 01:58 WIB dengan ketinggian kolom erupsi 2 ribu meter dari puncak gunung. Lalu pada sore harinya dengan ketinggian kolom letusan hingga 1.000 meter dari puncak gunung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini