Jadi Klaster Covid-19, Ponpes di Pati Tutup Akses Masuk

Taufik Budi, Okezone · Selasa 11 Agustus 2020 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 11 512 2260332 jadi-klaster-covid-19-ponpes-di-pati-tutup-akses-masuk-I2hP8iRWU8.jpg Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen. (Foto : Dok Pemprov Jateng)

SEMARANG – Sebanyak 35 santri di pondok pesantren di Pati Jawa Tengah, terpapar virus corona (Covid-19). Untuk mencegah penularan meluas, pengelola ponpes menutup akses masuk dan menunda jadwal kedatangan santri.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengaku sudah mendapatkan informasi tersebut dan terus melakukan pemantauan. “Kita pantau terus. Kita imbau terus. Setiap pesantren yang sudah masuk penuh, kita ingatkan terus,” tutur ria yang akrab disapa Gus Yasin tersebut, Selasa (11/8/2020).

Dia juga menyampaikan telah menyiapkan pola penanganan Covid-19 di pondok pesantren. Di antaranya memberlakukan program Jogo Tonggo di lingkungan pondok pesantren menjadi Jogo Santri.

“Kita akan memastifkan itu dan akan membuat perlombaan bagaimana memacu mereka, memacu masyarakat ini supaya menyiapkan mulai dari awal,” ujar dia.

Baca Juga : Jokowi Lihat Penyuntikan Vaksin Covid-19, Ridwan Kamil Relawannya

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menambahkan pihaknya mengambil tindakan yaitu mendampingi kasus santri di ponpes Pati yang terpapar Covid-19. Termasuk meminta koordinator wilayah mendampinginya secara intens.

“Itu sudah kita coba dampingi, sudah kita cek. Maka tadi, ya Pati, ya Jepara atau ada yang masih kosong. Kosong itu dalam arti tesnya tidak optimal kaya Brebes, kita minta korwilnya mendampingi. Kita pantau terus dari kemarin,” tuturnya.

Baca Juga : Update 11 Agustus 2020: RSD Wisma Atlet Rawat 1.206 Pasien Terkait Covid-19

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini