Joe Biden Pilih Kamala Harris Sebagai Calon Wapresnya

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 12 Agustus 2020 09:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 12 18 2260809 joe-biden-pilih-kamala-harris-sebagai-calon-wapresnya-1YOtNEugbI.jpg Calon Presiden AS, Joe Biden dan Kamala Harris.

WASHINGTON - Kandidat presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Joe Biden pada Selasa (11/28/2020) memilih Senator Kamala Harris sebagai calon wakil presiden yang akan menemaninya maju dalam pemilihan presiden November 2020. Ini menjadikan Harris berpeluang menjadi wanita kulit hitam dan wanita Asia-Amerika pertama yang menjabat sebagai wakil presiden AS.

Pemilihan Harris sebagai cawapres Biden muncul di tengah ketegangan sosial terkait isu rasisme yang melanda AS dalam beberapa bulan terakhir.

Harris, senator berusia 55 tahun dari California sebelumnya juga mencalonkan diri sebagai kandidat presiden Partai Demokrat meski gagal bersaing dengan kandidat lainnya, termasuk Biden dan politikus senior Bernie Sanders.

BACA JUGA: Pertimbangkan Kandidat Wanita, Biden Akan Umumkan Cawapresnya Pekan Depan

Putri dari imigran India dan Jamaika itu adalah wanita pertama yang menjabat sebagai jaksa wilayah San Francisco dan wanita pertama yang menjabat sebagai jaksa agung California.

Kamala Harris. (Getty Images)

Biden menyebut Harris “seorang petarung yang tak kenal takut untuk rakyat kecil dan pelayan masyarakat terbaik” saat mengumumkan wanita itu sebagai pasangannya. Sementara Harris mengatakan Biden dapat "mempersatukan rakyat Amerika karena dia menghabiskan hidupnya untuk berjuang untuk kita."

Menurut keterangan tim kampanye Biden yang dilansir Reuters, Biden dan Harris akan tampil bersama pada sebuah acara di Wilmington, Delaware pada Rabu (12/8/2020).

BACA JUGA: Cari Dukungan Muslim AS, Joe Biden Kutip Hadits Nabi Muhammad

Pemilihan Harris sebagai cawapres Biden mendapat sambutan dari banyak tokoh kulit hitam, menyebutnya sebagai sesuatu yang bersejarah.

Presiden Ke-44 AS, Barack Obama memuji Harris sebagai politikus yang “menghabiskan kariernya untuk membela Konstitusi AS dan berjuang untuk orang-orang yang membutuhkan kesempatan yang adil.”

Di sisi lain, lawan Biden di pemilihan November, Presiden Donald Trump menyebut Harris sebagai senator yang paling kejam, paling mengerikan, paling tidak sopan dan paling liberal di AS. Partai Republik mencitrakan Harris sebagai sosok radikal ekstrem kiri.

Secara historis, cawapres mengambil peran sebagai pengkritik pasangan lawannya dalam pemilihan presiden AS. Rekam jejak Harris sebagai seorang jaksa agung dan anggota Senat dianggap cocok untuk menjalankan peran itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini