KEDATANGAN Soekarno, Mohammad Hatta, KRT Radjiman Wedyodiningrat di Dalat, Vietnam pada 12 Agutus 1945 atau tepat 75 tahun silam, membicarakan kemerdekaan RI dengan Marsekal Hisaichi Terauchi, berlangsung alot.
Singkat cerita, Terauchi yang merupakan Panglima seluruh Angkatan Perang Jepang di Asia Tenggara,menjanjikan kemerdekaan yang sangat diharapkan Soekarno Cs. Dalam pertemuan itu, Terauchi menyatakan Jepang ingin melihat Indonesia sudah merdeka pada 24 Agustus.
“Apakah sudah boleh bekerja sekitar 25 Agustus 1945?,” tanya Soekarno setelah dijanjikan soal tanggal 24 Agustus.
(Baca juga: Napak Tilas Kemerdekaan RI: Soekarno-Hatta Tiba di Dalat)
Terauchi memberikan angin segar kepada tiga tokoh tersebut. Tidak menunggu lama, mereka kembali ke Indonesia dengan situasi perjalanan yang tak kurang berbahaya. Apalagi, pesawat untuk mereka pulang lebih memprihatinkan, lantaran hanya diantar pesawat pembom kuno berukuran kecil, tanpa adanya tempat duduk di kabin pesawat.
Namun saat perjalana pulang ke Tanah Air, terdapat sekilas kisah unik, di mana Mohammad Hatta harus terima wajah dan tubuhnya terkena percikan air seni Soekarno!
Dikutip dari ‘Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia’, Soekarno yang saat itu kebelet buang air kecil, terpaksa mengucurkan air seninya ke lubang-lubang di ekor pesawat, akibat ketiadaan toilet di pesawat rongsokan itu.