JAKARTA - Memperingati Hari Remaja Internasional, BKKBN menggelar Webinar dengan tema Bersama Remaja Disabilitas Tingkatkan Generasi Berencana pada Adaptasi Baru. BKKBN bersama Universitas Sebelas Maret Surakarta membahas pemenuhan hak dan kesempatan yang layak untuk para remaja penyandang disabilitas.
Dalam acara ini dihadiri juga para narasumber Deputi Bidang Advokasi, Penggerakan dan Informasi BKKBN H. Nofrizal, S.P, M.A, Rektor Universitas Negeri Sebelas Maret Prof. Dr. Jamal Wiwoho, SH, M.H, Kepala PSD LPPM UNS Prof. Dr. Munawir Yusuf, M.Psi, dan Mahasiswa Tuli Rochester Institute of Technology Surya Sahetapy.
Tantangan pendidikan era industry 4.0 menjadi tugas BKKBN dan lembaga pemerintah, sosial dan swasta untuk menjadikan remaja tangguh dan mandiri.
Deputi Bidang Advokasi, Penggerakan dan Informasi BKKBN, H. Nofrizal, S.P, M.A mengatakan bahwa BKKBN bekerja sama dengan lembaga pemerintah maupun lembaga sosial yang langsung menangani disabilitas khusunya remaja. Sesuai UU 19 tahun 2011 yang berkaitan dengan konvensi hak-hak manusia penyandang disabilitas dimana ada poin-poin yang memperkuat peran BKKBN.
“Kebebasan mereka untuk memilih dan berencana sangat diakomodasi dalam undang-undang. Kemudian kita juga memberikan respek terhadap keluarga, rumah dan lingkungan mereka sendiri,” ujarnya dalam sambutan Webinar melalui Chanel Youtube @BKKBNOfficial, Rabu (12/8/20).
Ia menambahkan, pemerintah pun juga bisa memberikan fasilitas kesehatan yang maksimal kepada para remaja disabilitas, termasuk juga keluarganya.
Pada 2017, International Labour Organization (ILO), merilis sebuah laporan yang menyatakan bahwa jumlah penyandang disabilitas di dunia diperkirakan mencapai sekitar 15% dari populasi. Dari jumlah tersebut, 110 juta sampai dengan 190 juta orang dewasa mengalami kesulitan fungsional, dan sekitar 93 juta anak atau satu dari 20 di antaranya di bawah usia 15 tahun hidup dengan kondisi disabilitas. Jumlah orang yang mengalami disabilitas akan terus bertambah seiring perubahan jumlah penduduk dan bertambahnya usia.