Turki Ancam Putuskan Hubungan dengan UEA Terkait Perjanjian Damai dengan Israel

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 14 Agustus 2020 19:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 18 2262492 turki-ancam-putuskan-hubungan-dengan-uea-terkait-perjanjian-damai-dengan-israel-d51GJ6m1Do.jpg Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)

ANKARA – Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Turki tengah mempertimbangkan untuk memutus hubungan diplomatiknya dengan Uni Emirat Arab (UEA), menutup Kedutaan Besar Turki di Ibu Kota Abu Dhabi, dan menarik duta besarnya. Langkah itu dipertimbangkan terkait kesepakatan yang dibuat UEA dengan Israel.

"Kami dapat memanggil duta besar kami dari Abu Dhabi jika diperlukan, karena kami mendukung Otoritas Palestina dan tidak akan memberikan haknya," kata Erdogan kepada wartawan sebagaimana dilansir Sputnik.

Pada Kamis (13/8/2020), Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa Israel dan Uni Emirat Arab telah menyelesaikan kesepakatan damai untuk sepenuhnya menormalkan hubungan dan membangun hubungan diplomatik.

BACA JUGA: UEA dan Israel Sepakati Perjanjian Damai, Normalisasi Hubungan

Kesimpulan dari kesepakatan itu datang setelah Israel menangguhkan rencana kontroversialnya untuk memperpanjang kedaulatannya atas beberapa bagian Tepi Barat, yang mengarah pada pembentukan hubungan dengan UEA.

UEA menjadi negara Arab ketiga yang telah menjalin hubungan dengan Israel, setelah Mesir dan Yordania.

Kementerian Luar Negeri Turki sangat menentang perjanjian perdamaian damai itu, mengatakan bahwa UEA tidak memiliki hak untuk mencapai kesepakatan dan tindakan "pengkhianatan" terhadap Palestina tidak akan pernah dimaafkan.

BACA JUGA: Turki: Sejarah Tak Akan Maafkan "Langkah Munafik" UEA Bersepakat dengan Israel

Turki juga berjanji untuk mendukung Otoritas Palestina, yang sebelumnya mengutuk perjanjian tersebut.

Kementerian Luar Negeri Otoritas Palestina pada Kamis mengumumkan bahwa mereka menarik kembali diplomat utamanya di Abu Dhabi sebagai protes atas keputusan UEA untuk menormalkan hubungan diplomatik dengan Israel.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini