Ketika Siswa SD Jajakan Es Buah Keliling Kampung untuk Beli Kuota Internet

Beben Hva, iNews · Jum'at 14 Agustus 2020 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 525 2262214 ketika-siswa-sd-jajakan-es-buah-keliling-kampung-untuk-beli-kuota-internet-DRAHnFyRAc.jpg Jafar Sidik saat menjajakan es buah (foto: iNews/Beben)

SUMEDANG - Perjuangan gigih seorang siswa Sekolah Dasar (SD) Panyingkiran 2, di tengah pandemi Covid 19 di Sumedang, Jawa Barat. Jafar Sidik, ia rela berkeliling kampung berjalan kaki hingga 5 kilometer, berharap jualan es buahnya laku demi membeli kuota agar bisa belajar secara online.

Membawa wadah penyimpanan gelas plastik, atau cup berisi es buah kini menjadi keseharian Jafar. Bocah yang duduk di bangku kelas 6 SD ini tanpa menghiraukan panas terik matahari dengan cara berkeliling keluar masuk gang sempit di daerah Lembur Tengah RT 03, RW 17, Kelurahan Situ.

 Belajar Daring

Jafar mengaku menjajakan es buah karena ingin membantu perekonomian keluarganya, ia sudah berjualan es buah dengan cara berkeliling selama sebulan terakhir.

“Ingin bantu ibu dengan berjualan es, sejak bapak kerja di Bandung jadi kuli bangunan,” kata Jafar, Jumat (14/8/2020).

Setiap harinya, kata Jafar, ia bisa menjual es buah sebanyak 40 sampai 50 cup, dan itu dilakukannya berjalan dari rumahnya, sekali jalan membawa 10 cup es buah, dan jika habis langsung mengambil lagi ke rumahnya.

 

“Setiap hari bisa 5 kali balik ke rumah jika es buahnya habis. Harga es buahnya 3 ribu rupiah,” sambungnya.

Kata dia, hasil penjualan es buahnya diberikan kepada ibunda membeli kuota untuk belajar secara online dan bayar token listrik.

Sementara itu, ibunda Jafar, Neneng mengatakan, dirinya tidak pernah meminta anaknya untuk berjualan, dan Jafar membantu menjual es buah atas inisiatif sendiri.

“Sudah pernah disuruh tidak usah berjualan lagi, tapi anaknya tetap ingin berjualan. Jafar berjualan biasanya dari jam 10.00 pagi sampai jam 6 sore,” kata Neneng.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini