"Kalau total guru yang akan diperiksa dalam program ini sekitar 1.300 guru bersama staf pendidikan. Dalam rangka memastikan guru dan tenaga kependidikan dalam keadaan sehat tidak ada yang terpapar virus corona," jelasnya.
Menjelang pembukaan sekolah, menurut Taryono, lingkungan intenal harus benar-benar dalam kondisi yang aman, minimal status Kota Tangsel berada pada zona kuning.
"Ini langkah kami mempersiapkan apabila sudah waktunya diperbolehkan dilaksanakan pembelajaran secara tatap muka di sekolah guru-guru sudah siap dan sudah dirapid Test," sambungnya.
Selain Rapid tes, Pemkot Tangsel terus mensosialisasikan sekolah agar mempersiapkan sanitasi dan perlengkapan kebersihan seperti termo gun, wastafel dengan sabun yang memadai, serta ruang kelas dengan bangku yanh ditata ulang mencegah kerumunan.
"Dibuat juga pola pergerakan anak di dalam sekolah. Kemudian rekomendasi izin dari Gugus Tugas Covid-19, Pemkot, sekolah hingga orang tua," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.