"Kita tahu kan yang kerja berkurang disebabkan di-PHK, bekerja dari rumah, enggak keluar. Bisa saja ada peningkatan karena ada yang kembali kerja, ada keperluan, kita cek apakah ada korelasinya," ujar Ariza.
Baca Juga : Duh, 2 Pasangan ABG Ini Nekat Bercumbu di Tempat Umum
Baca Juga : Sebelum Daftar ke KPU, Bobby Nasution Ziarah ke Makam Sang Ayah
Ariza memperkirakan kenaikan 3,5 warga naik angkutan umum juga bisa disebabkan karena perekonomian warga yang buruk karena dampak Covid-19. Sehingga, warga yang biasa menggunakan kendaraan pribadi beralih ke moda transportasi umum.
"Orang yang meningkat di kereta dan bus itu kita cek. Mungkin karena ekonomi. Tentu apa yang jadi perhatian Pak Doni akan kita perhatikan akan kita evaluasi dengan Dishub dan Polda Metro Jaya. Prinsipnya semua yang diambil selalu kita diskusikan," pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.