Paus Fransiskus mengatakan, jika ada yang salah, seseorang harus memberikan "keheningan dan doa" kepada mereka yang membuat "kesalahan" alih-alih mengungkapkan masalah ini ke publik. Dia juga mengatakan bahwa iblis adalah "penggosip terbesar."
“Setan adalah penggosip yang hebat. Dia selalu mengatakan hal-hal buruk tentang orang lain karena dia adalah pembohong yang mencoba memecah Gereja,” lanjut Paus.
BACA JUGA: Paus Fransiskus: Jangan Terlalu Cepat Merasa Menang Melawan Covid-19
Pernyataan Paus itu disampaikan di saat dia berkomentar mengenai ayat Injil tentang perlunya mengoreksi orang lain secara pribadi jika mereka melakukan sesuatu yang salah, dan untuk membawa masalah ini ke “komunitas” hanya jika orang tersebut menolak untuk melakukannya. Gereja Katolik Roma telah lama mengandalkan konsep "koreksi persaudaraan" di antara para hierarkinya, tanpa mempublikasikan urusan internal gereja.
Namun, para pengkritik gereja Katolik telah berulang kali menentang konsep tesebut, menyatakan bahwa kebijakan seperti itu hanya mendorong terjadinya dosa di dalam gereja, termasuk pelecehan anak.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.