Merasa Teraniaya, Seorang Ibu Polisikan Pasangan Kumpul Kebonya

Nathan Making, iNews · Senin 07 September 2020 17:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 07 340 2273961 merasa-teraniaya-seorang-ibu-polisikan-pasangan-kumpul-kebonya-33CQVlXWBQ.jpg M (kanan) polisikan pasangannya yang berinisial D (kiri). Foto: Nathan

PAPUA - Seorang ibu berinisial M mendatangi Kantor Polsek Mimika Baru (Miru) dan melaporkan pasangan kumpul kebonya yang berinisial D karena telah menganiaya dirinya hingga babak belur.

Usai mendapatkan laporan tersebut, aparat yang bertugas langsung ke rumah korban yang beralamat di Kompleks Gorong-Gorong, Timika, Papua, lalu mengamankan pelaku. Usai tiba di polsek, korban dan pelaku dipertemukan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Menurut keterangan korban kepada polisi, keduanya belum menikah dan sudah tinggal serumah selama tiga tahun dan sudah memiliki satu anak.

“Status mereka sudah berkeluarga tetapi tidak sah. Itulah dilema kebanyak yang kami dapati laporan-laporan dari masyarakat, kendalanya demikian. Karena tidak ada ikatanan nikah yang sah dari gereja maupun dari catatan sipil,” ujar Pjs Kanit Reskrim Polsek Miru Ipda Yongki Rumte pada Senin (7/9/2020).

Baca Juga: Tak Terima Dinasehati, Anak Siram Air Mendidih ke Wajah Ibunya

Ia melanjutkan, penganiayaan ini bermula saat korban M menegur anaknya yang bermain air. Kemudian pasangannya yang berinisial D tak terima anak tersebut ditegur sehingga menganiaya M yang tak lain merupakan ibu kandung anak tersebut.

Lebih lanjut, korban mengaku sudah tidak mau tinggal bersama dengan pelaku lagi dan ingin berpisah karena sudah tidak tahan dianiaya.

Sementara itu, pelaku juga menerima keputusan korban dan keduanya sepakat untuk berpisah. Namun korban meminta kepada pihak kepolisian untuk membuat surat pernyataan agar suatu saat nanti tidak menjadi permasalahan.

Baca Juga: Duh! Ratusan Mama Muda Bakalan Jadi Janda Baru

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini