Satwa Punah, Kerangka Diduga Milik Harimau Jawa Ditemukan di Malang

Avirista Midaada, Okezone · Senin 07 September 2020 16:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 07 519 2273890 satwa-punah-kerangka-diduga-milik-harimau-jawa-ditemukan-di-malang-aRCrP3pZM9.jpg Kerangka yang diduga milik Harimau Jawa atau satwa kucing besar seperti macan tutul dan lain-lain. Foto: Avirista

KOTA MALANG - Suatu tulang yang diduga merupakan kerangka satwa yang dinyatakan punah ditemukan warga di aliran Sungai Metro, Malang. Benda tersebut ditemukan oleh guru seni SMA Negeri 3 Malang Lulut Edi Santoso saat tengah mencari benda - benda artefak di lokasi.

"Kami menemukannya saat mencari benda-benda bersejarah di Sungai Metro. Penemuannya hari Jumat malam sekitar pukul 19.00 WIB," ujar Lulut.

Ia bersama temannya yang kebetulan menemukan benda menyerupai kerangka tersebut meyakini bahwa struktur kerangka mirip dengan hewan karnivora Harimau Jawa yang telah dinyatakan punah.

Sementara petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur mendatangi lokasi penemuan pada Senin (7/9/2020) pagi.

Kepala Seksi Konservasi BKSDA wilayah VI Jawa Timur Mamat Ruhima tmengatakan, pihaknya akan memastikan kerangka tersebut.

Baca Juga: Badak Sumatera Kini Punah di Malaysia

"Kami datang ke sini ingin menggali informasi bagaimana awal penemuan kerangka hewan yang kami duga sejenis kucing hutan, kucing besar, bisa macan tutul, atau harimau, atau bisa jadi Harimau Jawa yang telah dinyatakan punah," tutur Mamat Ruhimat.

Berdasarkan observasi fisik kerangka, lanjut Mamat, memang ada dugaan muat mengarah ke kerangka Harimau Jawa. Terlebih kerangka kepala tersebut memiliki dimensi cukup besar.

Kerangka itu memiliki tinggi bagian belakang 13 sentimeter, lebar bagian depan 8 sentimeter. Kemudian lebar bagian belakang kerangka mencapai 21 sentimeter dengan panjang total 15 sentimeter, dan berat 8 ons.

Baca Juga: Harimau Sumatera Ditemukan Mati, BBKSDA Sebut Terkena Jerat Pemburu

Baca Juga: Wakil Wali Kota Bogor Sebut Puncak Pandemi Covid-19 Terjadi di Awal 2021

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini