Pemimpin Oposisi Rusia Sadar dari Koma Setelah Diduga Diracun Novichok

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 08 September 2020 11:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 08 18 2274259 pemimpin-oposisi-rusia-sadar-dari-koma-setelah-diduga-diracun-novichok-ER4fXptXvI.jpg Pemimpin Oposisi Rusia, Alexei Navalny. (Foto: Sputnik)

BERLIN – Pemimpin oposisi Rusia, Alexei Navalny telah sadar dari koma dan kondisinya membaik setelah sakit dalam penerbangan di Siberia ke Moskow. Dokter mengatakan, politikus berusia 44 tahun itu sudah dapat menanggapi rangsangan verbal.

Navalny diterbangkan ke Jerman setelah menerima perawatan awal di Rusia setelah sakit dalam penerbangan pekan lalu. Timnya mengatakan bahwa Navalny diracun atas perintah Presiden Rusia Vladimir Putin, yang telah menyangkal tuduhan tersebut.

BACA JUGA: Politikus Pengkritik Putin Terbaring Koma di RS Jerman, Diduga Diracun

Dokter Jerman mengatakan kritikus Putin itu diracun dengan agen saraf Novichok.

Pada Senin, rumah sakit Charité di Berlin mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Navalny telah disapih dari ventilasi mekanis.

"Dia menanggapi rangsangan verbal. Masih terlalu dini untuk mengukur potensi efek jangka panjang dari keracunan parahnya," kata pernyataan itu sebagaimana dilansir BBC.

Ia juga mengatakan para dokter berkomunikasi dekat dengan istri Navalny.

Juru bicara Navalny juga mengonfirmasi berita tersebut dalam sebuah cuitan di Twitter: "Berita tentang Alexei. Hari ini dia dikeluarkan dari induksi koma. Secara bertahap dia akan dimatikan dari ventilator. Dia menanggapi terhadap kata-kata dan saat dipanggil."

BACA JUGA: Jerman: Pemimpin Oposisi Rusia Diracun dengan Novichok

Navalny adalah juru kampanye anti-korupsi yang dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi politisi oposisi paling terkemuka di Rusia Putin. Dia telah dilarang maju melawan Putin dalam pemilihan baru-baru ini karena didakwa atas penggelapan uang.

Navalny menyangkal kejahatan itu, mengatakan masalah hukumnya adalah pembalasan Kremlin atas kritik kerasnya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini