Share

5 Kepala Daerah Ajukan Cuti Pilkada, Khofifah: Sudah Saya Tanda Tangani

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 08 September 2020 11:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 08 519 2274248 5-kepala-daerah-ajukan-cuti-pilkada-khofifah-sudah-saya-tanda-tangani-StXlmrthjL.jpg Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Foto: Avirista Midaada

MALANG - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengaku telah menandatangani surat cuti 5 kepala daerah yang terdiri dari bupati atau wali kota beserta wakilnya yang maju ke Pilkada Serentak 2020.

"Seluruh petahana yang mendaftar pada proses Pilkada Serentak, semua sudah mengajukan surat cuti dan sudah saya tanda tangani," kata Khofifah saat di Kota Malang, Selasa pagi (8/9/2020)

Khofifah menerangkan, selain telah menandatangani surat cuti para bupati dan wali kota petahana yang akan berlaga di Pilkada Serentak 2020, dirinya juga telah menandatangani surat terkait pejabat sementara yang akan memimpin masing-masing wilayah.

"Kemudian untuk PJ (pejabat sementara), juga sudah saya tanda tangani," kata Khofifah.

Baca Juga: Momen Gibran dan Sederet Bakal Calon Kepala Daerah Ikuti Tes Kesehatan

Perempuan kelahiran Surabaya itu menambahkan para pejabat sementara (PJ) ini nantinya akan aktif saat para kepala daerah cuti pada 25 September 2020. Secara administrasi, untuk seluruh kepala daerah yang mengajukan cuti sudah disepakati dan disetujui.

"Semua surat pengajuan cuti sudah masuk, dan sudah saya tandatangani. PJ sudah kita putuskan dan ditandatangani. Secara administrasi sudah kita sepakat," kata Khofifah.

Beberapa kepala daerah yang merupakan petahana dan maju ke Pilkada Serentak 2020 di antaranya adalah Bupati Malang M Sanusi, Bupati Jember Faida, Wali Kota Blitar Santoso, dan Bupati Blitar Rijanto, dan Bupati Mojokerto Pungkasiadi. Jadi total semuanya ada lima kepala daerah.

Pada 2020, di wilayah Jawa Timur ada sebanyak 19 kabupaten kota yang akan menggelar Pilkada Serentak. Sebanyak 19 kabupaten kota tersebut adalah, Sumenep, Trenggalek, Surabaya, Banyuwangi, dan Kabupaten Blitar.

Kemudian, Kota Blitar, Kabupaten Malang, Ngawi, Kabupaten Mojokerto, Kota Pasuruan, Tuban, Lamongan, Ponorogo, Pacitan, Sidoarjo, Jember, Situbondo, Gresik, dan Kabupaten Kediri.

Baca Juga: Selain Pendaftaran, Ini 3 Tahapan Pilkada Serentak yang Rawan Pelanggaran Protokol Kesehatan 

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini