Komisioner KPU Kota Blitar mengaku merasa terintimidasi secara psikis saat melakukan tahapan pilkada, sehingga melaporkan ke pihak kepolisian. Apalagi, saat ini tahapan pilkada sedang berlangsung dan akan memasuki tahapan verifikasi administrasi bakal calon wali kota dan wakil wali kota Blitar.
"Jadi kita berlima lengkap, memang hari ini ke polres dalam rangka ingin konsultasi terkait adanya teror dialamatkan ke KPU Kota Blitar, yang tentu representasinya ada pada kami," ujar Ketua KPU Kota Blitar Choirul Umam, Jumat (11/9/2020).
Baca Juga: KPK Usul PPATK Dilibatkan untuk Cegah Politik Uang di Pilkada 2020
KPU Kota Blitar kini menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian. KPU berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali demi terjaganya pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Kota Blitar pada 9 Desember 2020 mendatang.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.