Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Maksimalkan PSBMK, Pemkot Bogor Gandeng Tokoh Agama

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Sabtu, 12 September 2020 |14:55 WIB
Maksimalkan PSBMK, Pemkot Bogor Gandeng Tokoh Agama
Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto : Humas Pemkot Bogor)
A
A
A

BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memilih menerapkan Pembatasan Sosial Berbasis Mikro dan Komunitas (PSBMK) secara maksimal ketimbang pemberlakukan kembali PSBB total seperti pada saat awal corona. Menurutnya, dalam menekan laju covid-19 ini sangat ditentukan oleh disiplin penerapan protokol kesehatan, baik oleh pemerintah dan tentunya masyarakat.

"Kami akan maksimalkan penguatan protokol kesehatan secara kolaboratif bersama pihak lain serta penguatan di wilayah. Sepertinya pertarungan ini akan panjang, karenanya kita harus berkolaborasi agar memiliki strategi yang baik, itu kuncinya," kata Bima, dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2020).

Bima menambahkan, berdasarkan hasil riset tentang persepsi warga Kota Bogor terhadap covid-19 yang dilakukan Prof. Sulfikar Amir dari Nanyang Technology University (NTU) Singapura, menunjukkan bahwa warga Kota Bogor lebih percaya dengan perkataan dokter dan para tokoh agama. Survei tersebut melibatkan 21 ribu responden valid, mulai 15 Agustus hingga 1 September 2020.

Untuk itu, lanjut Bima, Pemerintah Kota Bogor akan berkolaborasi dengan para dokter dan tokoh agama serta pihak lainnya dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 di Kota Bogor.

Baca Juga : Jurnalis Media Online Alami Doxing Gegara Sebuah Berita

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement