Kocak! Tak Pakai Masker Dihukum Memeluk Tiang Telefon

Iskandar Nasution, iNews · Kamis 17 September 2020 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 340 2279351 kocak-tak-pakai-masker-dihukum-memeluk-tiang-telefon-isOe1oAepZ.jpg Warga yang tidak memakai masker dihukum memeluk tiang telefon. Foto: Iskandar Nasution

CILEGON - Razia warga yang melanggar protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker digelar petugas kepolisian di kawasan Pasar Tradisional Kelapa, Kota Cilegon, Banten.

Dalam razia itu petugas memberhentikan belasan pengendara sepeda motor yang kedapatan tidak menggunakan kain penutup mulut dan hidung.

Padahal penggunaan masker sendiri sangat penting guna mencegah penularan virus corona (Covid – 19).

Pengendara yang tidak mengindahkan protokol kesehatan diberikan sanksi sosial. Salah satu sanksinya cukup kocak, yaitu memeluk tiang telefon. "Saya berjanji mulai hari ini saya akan memakai masker.," ujar seorang pelanggar yang memeluk tiang telefon sambil senyum-senyum.

Selain itu terdapat juga sanksi berupa membaca Surah Yassin, adzan, hingga berdoa agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

"Tindakan yang kita lakukan kepada pengendara roda dua maupun roda empat, yang tidak menggunakan masker, kami berikan tindakan yaitu suruh membaca Surat Yasin," ujar Kapolsek Cilegon Kompol Jajang Mulyaman, Kamis (17/9/2020).

Selanjutnya mereka yang berhasil terjaring razia dan telah diberikan sanksi, diminta untuk menuliskan data dirinya sebagai pernyataan dan berjanji akan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Baca Juga: Denda Rp250 Ribu "Intai" Warga Bekasi yang Tak Pakai Masker

Jajang melanjutkan, razia protokol kesehatan akan terus dilakukan petugas minimal sehari tiga kali di wilayah tertentu yang dinilai sebagai tempat keramaian. Operasi tersebut dilakukan petugas karena sejalan pengetatan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang ditetapkan pemerintah guna mencegah Covid-19.

Untuk diketahui di Kota Cilegon tercatat 297 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, dengan rincian 154 orang masih dirawat, 133 orang sembuh, dan 10 orang meninggal dunia. Berdasarkan data tersebut Cilegon saat ini mendekati zona merah.

Baca Juga:  Viral Dangdutan di Tengah Pandemi Covid-19 di Lapangan Tuban, Warga Tak Memakai Masker 

Baca Juga: 7 Klaster Covid-19 di Indonesia, dari Perkantoran hingga Rumah Makan

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini