Kronologi Kebakaran Hebat Hanguskan Gudang Popok Bayi di Malang

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 24 September 2020 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 24 519 2283132 kronologi-kebakaran-hebat-hanguskan-gudang-popok-bayi-di-malang-kezTPyV2Us.jpg Kebakaran gudang di Malang. (Foto: Okezone.com/Avirista)

MALANG - Kebakaran hebat melanda gudang penyimpanan popok bayi dan kosmetik, Kamis siang (24/9/2020). Gudang yang berada di Jalan Raya Kepuharjo, Karangploso, Kabupaten Malang membuat jalan raya menuju Kota Batu dialihkan.  

Seorang saksi mata, Dion mengatakan, awalnya asap mengepul di belakang bagian gudang penyimpanan popok bayi dan kosmetik tersebut.  

"Awalnya gudang yang berisi tisu dan popok tersebut mengeluarkan asap kecil. Namun lama kelamaan asap tersebut makin mengepul membesar," ujar Dion kepada Okezone di lokasi. 

Tak berselang lama, api membesar dan melahap seluruh isi bangunan gudang seluas 400 meter persegi tersebut. Besarnya api akibat kencangnya angin membuat bangunan gudang roboh. 

(Foto: Okezone.com/Avirista)

"Akhirnya api langsung membesar. Dan para pegawai pabrik langsung berhamburan keluar menyelamatkan diri," tutur warga depan gudang tersebut. 

Baca juga: Gudang Kosmetik & Popok Bayi di Malang Terbakar, Kerugian Rp3 Miliar

Namun, ia tak mengetahui apakah ada korban jiwa atau tidak lantaran ia hanya membantu proses evakuasi karyawan gudang.

"Kalau untuk korban jiwanya saya kurang begitu paham. Tapi menurut saya tidak ada, karena para pegawai semuanya telah berlarian menyelamatkan diri," jelasnya.  

Terpisah, Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) Kabupaten Malang Gholy Karyanto mengatakan, pihaknya saat menerima laporan kebakaran langsung menerjunkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Malang. 

"Laporan kami terima pukul 12.25 WIB, kita berangkatkan tiga unit dari PMK Kabupaten Malang, lalu kontak dengan PT Bentoel ditambah satu unit. Koordinasi dengan lainnya, kemudian selanjutnya kami koordinasi dengan lainnya total ada 13 mobil damkar dikerahkan," ucapnya.  

Dari pantauan di lapangan hingga pukul 14.45 WIB, api belum juga padam. Sejumlah petugas pemadam kebakaran gabungan masih dikerahkan memadamkan api. (qlh)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini