Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Covid-19 di DKI Fluktuatif, Epidemiolog Sebut Sudah Kritis Sebelum PSBB

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Kamis, 01 Oktober 2020 |09:01 WIB
 Kasus Covid-19 di DKI Fluktuatif, Epidemiolog Sebut Sudah Kritis Sebelum PSBB
Foto: Illustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menerangkan, kasus Covid-19 di DKI Jakarta masih berlangsung fluktuatif setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), karena masih kritisnya kondisi pandemi virus corona di Ibu Kota dan daerah penyanggah.

"Kondisi DKI dan wilayah penyanggahnya ini memang sudah kritis sebelum waktu PSBB. Kondisi ini tidak akan selesai dalam waktu satu atau dua bulan," kata Dicky kepada Okezone, Kamis (1/10/2020).

 Baca juga: Razia PSBB di Kampung Boncos, Polisi Malah Temukan Sabu & Granat Aktif 

Dia menjelaskan, penerapan PSBB perlu dilakukan dengan dosis yang optimal dengan mengajak pemda penyanggah untuk menerapkan PSBB secara ketat.

"Karena kalau hanya DKI saja tidak efektif, dan hanya kembali berulang. Karena ada kasus impor lokal, yang terus terjadi," jelasnya.

 Baca juga: Perda Covid-19, Pemprov DKI Gunakan Pendekatan Sanksi Administrasi 

Dicky menerangkan, kasus Covid-19 Ibu Kota bisa tidak terkendali setelah satu sampai tiga orang saja menularkan virua corona di masyarakat.

"Saat ini yang perlu dilakukan tidak hanya DKI, tapi harus daerah penyenggah. Saat ini kan belum terjadi, jadi sangat wajar bila kasus ini masih dinamis walaupun ada penurunannya," imbuhnya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement