Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rusia, Prancis dan AS Serukan Gencatan Senjata Azerbaijan-Armenia

Agregasi VOA , Jurnalis-Jum'at, 02 Oktober 2020 |08:57 WIB
Rusia, Prancis dan AS Serukan Gencatan Senjata Azerbaijan-Armenia
Tentara Azerbaijan di Nagorno-Karabagh. (Foto: Kementerian Pertahanan Azerbaijan)
A
A
A

WASHINGTON DC - Di tengah memanasnya pertempuran antara Armenia da Azerbaijan di wilayah Nagorno-Karabagh, Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat menyerukan kedua belah pihak melakukan gencatan senjata. Banyak pihak khawatir konflik yang kembali pecah di wilayah itu pekan ini akan meningkat menjadi perang skala penuh.

Armenia dan Azerbaijan telah menolak tuntutan gencatan senjata di wilayah sengketa itu. Pertempuran telah meningkat dalam beberapa hari terakhir ke tingkat yang belum pernah terlihat sejak 1990-an.

Puluhan orang, termasuk warga sipil, telah tewas dalam konflik terbaru ini, sementara ratusan lainnya luka-luka.

BACA JUGA: Pertempuran Kembali Pecah di Nagorno-Karabagh, Armenia Tembak Jatuh Helikopter Azerbaijan 

Diwartakan VOA, dalam pernyataan bersama sebagai ketua bersama kelompok Organization for Security and Cooperation in Europe (OSCE), erancis, Rusia dan AS menyerukan “penghentian segera permusuhan” antara Armenia dan Azerbaijan dan agar para pemimpin kedua negara itu “berkomitmen tanpa penundaan untuk melanjutkan negosiasi yang substantif."

Rusia juga telah menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah para menteri luar negeri Armenia dan Azerbaijan untuk pembicaraan guna mengakhiri pertempuran yang meletus pada Minggu (27/9/2020), yang menghidupkan kembali konflik selama puluhan tahun atas wilayah kantong itu.

BACA JUGA: Dibayar Rp22,3 Juta oleh Turki, Pejuang Suriah Bantu Azerbaijan di Nagorno Karabagh

Nagorno-Karabagh diakui dunia internasional sebagai wilayah Azerbaijan, tetapi diperintah oleh etnis Armenia yang didukung Armenia.

Konflik meningkat pada hari Selasa ketika Yerevan mengklaim jet tempur F-16 Turki menembak jatuh salah satu pesawat tempur SU-25 di wilayah udara Armenia, menewaskan pilotnya. Turki dan Azerbaijan membantah klaim tersebut.

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement