Gara-Gara Kentang, Sudir Tewas Ditikam

Azhari Sultan, Okezone · Jum'at 02 Oktober 2020 10:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 340 2287194 gara-gara-kentang-sudir-tewas-ditikam-gNTXRmywGN.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

JAMBI - Sudir dan Efrianto tidak menyangka bila niat untuk menanyakan dua karung kentang yang hilang harus berakhir tragis di kawasan Kelurahan Legok, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Betapa tidak, Sudir harus meregang nyawa akibat mengalami luka tikam di bagian dahi, perut bagian kanan, dan beberapa luka lebam di punggung.

Sementara itu, korban Efrianto masih menjalani perawatan lantaran mengalami robek di bagian kepala akibat hantaman benda tumpul.

Dari informasi yang didapat, saat itu korban Sudir bersama rekannya Efrianto menemui satu dari tiga pelaku yang belum diketahui identitasnya.

Ketika itu korban menanyai perihal kehilangan dua karung kentang. Usai bertemu, antara korban dan pelaku sempat terlibat adu mulut di depan kontrakan pelaku.

Baca Juga: Pengantar Galon Tewas Ditusuk Pelanggannya Sendiri

Tidak lama kemudian, adu mulut tersebut berujung tragis, Sudir tewas terkena tikaman sementara Efrianto terluka dan langsung dilarikan oleh warga ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Mendengar kejadian berdarah tersebut, tim Opsnal Polsek Telanaipura dibantu oleh tim Reskrim Polresta Jambi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, petugas mengumpulkan sejumlah barang bukti, yakni sejumlah kayu dengan bercak darah dan pisau yang diduga digunakan pelaku untuk menganiaya korban.

Kasat Reskrim Polresta Jambi AKP Handres saat dihubungi mengakui adanya kejadian tersebut. "Kejadiannya pada Rabu (30/9/2020) malam," ucapnya.

Menurutnya, hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.

"Pelaku diduga berjumlah tiga orang. Untuk motifnya, sementara terkait pencurian dua karung kentang yang merupakan milik korban," ungkap Handres, Jumat (2/10/2020).

Baca Juga: ABK Tikam Rekannya Satu Kapal hingga Tewas

Dia menambahkan, polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. "Kita masih terus melakukan penyelidikan, segera kita informasikan perkembangannya," tukas Handres.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini